Jumat, 22 September 2017
 

 
 

Satwa Dilindungi

Jual Elang Bondol Secara Online, Tiga Anak di Bawah Umur Diamankan

 
 
Tersangka MT (19) yang menjadi penjual elang bondol, saat ditangkap pihak BKSDA Pos Jaga Sampit, Senin (11/9/2017) malam.

Tersangka MT (19) yang menjadi penjual elang bondol, saat ditangkap pihak BKSDA Pos Jaga Sampit, Senin (11/9/2017) malam.

Borneonews / Muhammad Hamim

BORNEONEWS, Sampit - Tiga pria ini, dua di antaranya masih di bawah umur, MT (19), AR (16), dan DD (15), diamankan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, akibat nekat menjual anak Elang Bondol secara online.

"Ketiganya sudah kami tangkap, dan melakukan pemeriksaan akan penjualan tersebut," ujar Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, Selasa (12/9/2017).

Dalam penangkapan tersebut pihaknya menyita seekor Elang Bondol yang akan dijual kepada pembeli yang berminat satwa dilindungi itu.

Terungkapnya kasus tersebut tersebut bermula ketika tim mendapatkan informasi bahwa ada akun di media sosial yang menjual Elang Bondol.

Melihat itu BKSDA Pos Jaga Sampit langsung berkoordinasi dengan Kasi Wilayah II Pangkalan Bun. Dan diperintahkan melakukan pengecekan terhadap akun tersebut hingga diketahui bahwa yang menjual itu adalah tersangka berinisial MT, warga Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim.

Setelah diketahui, tim BKSDA langsung merancang penangkapan pada Senin (11/9/2017) sore. Namun pada saat itu pelaku sempat kabur hingga akhirnya berhasil ditangkap di Jl Jendral Sudirman Km 6, dekat SMK 2 Sampit.

Tim menangkap tiga orang, dengan tersangka utama MT, dan kedua temannya yang ikut membantu yakni AR dan DD.

"Elang tersebut didapatkan mereka di hutan, dan hendak dijual untuk mencari keuntungan," kata Muriansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top