Jumat, 22 September 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

Perubahan Anggaran

Serapan Anggaran Rendah, Alasan Eksekutif Geser Dana Proyek Multiyears

 
 
 Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli, Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus dan Plt Sekda Kotim H Halikinnor usai rapat kompilasi APBD Perubahan 2017

Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli, Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus dan Plt Sekda Kotim H Halikinnor usai rapat kompilasi APBD Perubahan 2017

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Ada beberapa alasan mengapa eksekutif memprogramkan multiyeras baru di APBD Perubahan 2017, salah satu penyebabnya karena realisasi anggaran yang rendah.

Menurut Plt Sekda Kotim, H Halikinnor, Rabu (13/9/2017) usai rapat pembahasan kompilasi, jika program baru multiyears itu ditolak tentu akan masuk dalam perhitungan sisa anggaran (silpa).

Alasan lain pergeseran itu menurut Halikinnor yakni karena serapan anggaran Kotim sangat rendah bahkan kini masuk urutan 9 se Kalimantan Tengah. Sehingga sangat tepat anggaran multiyeras jalan seberang itu dimanfaatkan untuk pembangunan lain yakni multiyears tiga jalan dalam kota yakni Jalan Kembali, HM Arsyad dan Tjilik Riwut.

"Alangkah baiknya kita manfaatkan, karena untuk jalan seberang sampai tahun ini masih belum beres, karena masih proses," tegas Halikinnor.

Rapat ini berlangsung buntu lantaran eksekutif berharap dana multiyears itu dimanfaatkan untuk multiyears baru, sementara legeslatif terutama Komisi IV meminta agar dana itu digunakan untuk anggaran mitra kerja mereka.

Hal inilah menyebab tidak adanya kesepahaman. "Kita skor dulu, sampai adanya kesepahaman," tegas Jhon Krisli, Ketua DPRD Kotim.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus menyebut pasti ada jalan keluar dalam masalah itu. Agar ditemukan solusi terbaik sehingga serapan anggaran Kotim mencapai target. "Pasti ketemu jalan keluarnya, jangan sampai ngotot-ngototan," tandasnya. (NACO/B-5)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top