Jumat, 22 September 2017
 

 
 

Penganiayaan

Cemburu Diduga Sebagai Motif Kades A Aniaya Yunita

 
 
Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Kantor Desa Beruta Yunita

Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Kantor Desa Beruta Yunita

ist




BORNEONEWS, Nanga Bulik - Yunita (22) wanita muda yang berprofesi sebagai Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Kantor Desa Beruta kecamatan Bulik itu menduga Kades Beruta A (41) melakukan penganiayaan terhadap dirinya akibat dibakar rasa cemburu.

"Kalau dugaan saya kenapa dia (Kades) marah hingga menganiaya saya itu karena dia merasa cemburu. Masalahnya, kami (Yunita dengan Kades) itu kan sebelumnya memang ada hubungan, hubungan pacaran, tapi hubungan itu sudah lama saya putuskan (tidak lagi pacaran)," katanya.

Yunita mengaku sudah menganggap hubungan mereka sekarang itu murni sebatas antara kepala desa dan bawahannya. "Itu saja tidak lebih, sayapun dalam bekerja berusaha profesional. Untuk urusan kerja saya sih berusaha profesional saja, toh saya pun sekarang sudah punya pacar lagi, bahkan telah berencana untuk menikah, meskipun Pak kades sepertinya belum tahu pacar saya itu yang mana," kata dia.

Yunita juga mengaku, setelah dirinya memutuskan hubungan pacaran dengan Kades beberapa waktu lalu. Tak jarang Kades A memperlakukan dirinya layaknya masih pacaran. Seperti melarang melakukan sesuatu yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan baik secara langsung maupun melalui sarana komunikasi.

"Padahal saya kan sudah kasih tahu bahwa saya sudah punya pacar lagi, tapi tak jarang Kades ini melarang saya dekat sama laki-laki lain dan semacamnya, tak jarang juga ada ancaman ini itu, karena dia (kades) juga sampe sekarang kan belum nikah," jelasnya.

Atas dasar itu, Yunita meyakini bahwa dirinya dianiaya tersebut tidak terlepas dari rasa cemburu yang menghampiri Kades.Sebelumnya, Yunita melaporkan Kadesnya ke Polsek Bulik pada Selasa (12/9/2017) petang lalu atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Hingga kini, dirinya juga telah diperiksa sebagai saksi serta menjalani visum di RSUD Lamandau sebagai salah satu bentuk tindaklanjut penaganan kepolisian.

Sementara Kapolsek Bulik, Ipda Jadiman, membenarkan adanya laporan dari warga atas nama Yunita tersebut. Dirinyapun menegaskan hingga Rabu (13/9/2017) sore pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan berupaya menggali bukti-bukti serta keterangan-keterangan lain.

"Hingga saat ini belum dapat diketahui persis kebenarannya seperti apa, sehingga belum bisa memberi keterangan lebih jauh. Proses masih berjalan, mari kita sama-sama hormati dan ikuti prosesnya, kita sedang bekerja" katanya. (HENDI NURFALAH/B-8)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top