Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Kunjungan Gubernur

Gubernur Miris, Sekelas Kalteng tapi Gaji Honorer Tertahan

 
 
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (berpeci) saat mengunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (berpeci) saat mengunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun.

Borneonews / M. Muchlas Roziqin


BORNEONEWS, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) disebut-sebut sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam baik hayati maupun non-hayati. Namun kekayaan itu malah membuat miris pimpinan daerah ini.

Ya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengaku miris karena untuk menggaji guru honorer saja masih tertahan beberapa bulan. Dan apesnya, masalah itu kerap terjadi.

Masalah ini diungkapkan pekan lalu dan sudah sering kekecewaan itu ia luapkan di beberapa kesempatan. Untuk di pelosok-pelosok terutama di seputaran areal produksi perusahaan, semestinya perusahaan yang membantu menyediakan guru dan menggajinya.

"Kita miris mendengarnya apalagi melihat kondisi guru honorer seperti itu. Berapa sih gaji guru honorer, mereka pahlawan pendidikan kita. Apalagi yang daerah pelosok. Mestinya CSR perusahaan bisa menanggulangi itu, kalau mau," kata Gubernur.

Entah menyindir birokrasi yang ribet dan tidak bisa cepat menyelesaikan masalah lambatnya gaji guru honorer itu, secara spontan saat kunjungan ke Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (14/9/2017) gubenur memberikan bantuan tunai dari kocek pribadinya.

Ia membayar gaji guru Honorer di SMAN 1 Pangkalan Bun tak kurang dari Rp12 juta. Ia berharap, ganjalan gaji itu tidak mengurangi pengabdian guru mencerdaskan anak bangsa di kabupaten tersebut. "Saya ingatkan agar terus meningkatkan pengabdian guru, menjadi pahlawan tanpa tanda jasa, demi regenerasi kita di Kalteng ini," ujarnya kepada Borneonews. (ROZIQIN/B-2)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top