Jumat, 22 September 2017
 

 
 

Listrik

Gubernur Kalteng Targetkan Listrik di Kalteng Bebas Biarpet 2019 Mendatang

 
 
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat mengikuti upacara penyambutan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat mengikuti upacara penyambutan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Borneonews / Wahyu Krida

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menargetkan 2019 listrik di Kalteng bebas dari biarpet. "Setelah saya dan pihak PLN duduk bersama untuk mendapatkan informasi kenapa listrik di Kalteng selalu mengalami biapet, akhirnya diketahui penyebab masalahnya," ujar Gubenur saat berkunjung ke Kotawaringin Barat, Kamis (14/9/2017).

Menurutnya, listrik yang sering padam bukan salah PLN. "Ada beberapa jaringan tower transmisi yang jumlahnya sekitar 80 tower selalu dipersulit oleh pihak perusahaan untuk dibangun di areal kebunnya," jelas Gubernur. Bahkan, lanjut Gubernur, permasalahan ini hampir tujuh tahun lamanya tidak kunjung selesai.

"Kemudian setelah perusahaan yang tidak bersedia dibangun tower jaringan listrik di kebunnya kami panggil, akhirnya pemilik perkebunan memperbolehkan tower tersebut dibangun. Karena bila pemilik kebun tidak mengizinkan tower listrik dibangun di kebunnya, kami juga mengancam perusahaan perkebunan tersebut tidak boleh lagi menggunakan jalur air atau jalur darat di Kalteng," ujar Gubernur.

Padahal, lanjut Gubernur, daya listrik yang tersedia di Kalteng saat ini sudah lebih dari cukup. "Karena Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Bengkanai Kabupaten Barito Utara memiliki daya 155 megawatt (MW). Bahkan ada lagi tambahan sebesar 150 MW. Sehingga total daya berjumlah 305 MW. Sedangkan daya yang diperlukan di Kalteng sebesar 180 MW," ujar Gubernur. (WAHYU KRIDA/B-2)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top