Sabtu, 16 Desember 2017
 

 
 

Kecelakaan maut

Siswi SMK Tewas dengan Kepala Pecah

 
 
Polisi menutup korban dengan daun pisang dan kain, sebelum dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit, Kamis (12/10/2017).

Polisi menutup korban dengan daun pisang dan kain, sebelum dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit, Kamis (12/10/2017).

Borneonews / Muhammad Hamim


BORNEONEWS, Sampit - Malang menimpa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Cempaga Hulu bernama Vita Rahayu. Siswi berusia 16 tahun itu tewas mengenaskan dengan kepala pecah akibat motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk di Jalan Tjilik Riwut KM 62, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.20 WIB. Saat itu, korban yang tinggal di Jalan Tjilik Riwut Km 59, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hendak berangkat ke sekolah.

"Saat itu korban hendak berangkat ke sekolah, sesampainya di TKP, motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk, hingga membuatnya tewas di tempat dengan kepala remuk," ujar Suwandi, salah satu warga yang melintas di jalan tersebut, Kamis (12/10/2017).

Pada tubuh korban, tidak hanya pecah di bagian kepala. Kedua belah tangan dan tulang dada patah, bahkan pada kedua kakinya di bagian paha juga patah. Selain itu, lutut korban remuk. Hal tersebut diduga kuat korban dilindas truk yang terlibat dalam kecelakaan.

"Banyak tulang korban yang patah, terutama kedua belah kaki dan tangannya," kata Kepala Kamar Jenazah RSUD Dr Dr Murjani Sampit Castro, Kamis (12/10/2017).

Saat ini, korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya. Namun, pihak keluarga tidak mengizinkan untuk visum maupun dijahit bagian tubuh maupun kepala yang pecah. Sebab, pihak keluarga sudah menerima dan mengetahui siswi SMK tersebut tewas bertabrakan dengan mobil.

"Korban tidak kami mandikan atau jahit pada bagian kepala yang remuk, karena keluarganya yang meminta," kata Castro. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)

BERITA POPULER

Meninggal Dunia

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top