Jumat, 20 Oktober 2017
 

 
 

Penganiayaan

Nasib Malang Kadir Dituntut 2 Tahun Penjara, Istri Kabur Bersama Selingkuhan

 
 
Kadir, terdakwa kasus pembacokan terhadap Andreansyah, selingkuhan istrinya.

Kadir, terdakwa kasus pembacokan terhadap Andreansyah, selingkuhan istrinya.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Kadir dituntut 2 tahun penjara, atas kasus pembacokan terhadap seorang Andreansyah, yang merupakan selingkuhan istrinya. Tuntutan itu dibacakan JPU Kejari Kotim, Lady Lanny Terore, dalam persidangan yang dihelat di Pengadilan Negeri Sampit, Kamis (12/11/2017).

Kadir dinilai terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 351 KUHP, yang memberatkannya perbuatannya mengakibatkan korban alami luka parah. Atas tuntutan itu Kadir minta keringanan.

"Saya mohon keringanan yang mulia. Anak-anak saya masih kecil. Seperti apa nasib mereka sekarang saya tidak tahu," kata Kadir berkaca-kaca kepada hakim Puthut Rully itu.

Pasalnya setelah Kadir masuk penjara, empat anaknya harus ikut neneknya sementara sang ibu sudah kabur bersama selingkuhannya, Andreansyah. Meski demikian jaksa tetap pada tuntutannya.

Hakim kemudian menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan alasan akan bermusyawarah terlebih dahulu. "Kami akan pertimbangkan pembelaan saudara, pekan mendatang kami jatuhkan vonis," tegas hakim.

Kadir melakukan pembacokan pada Kamis (25/5/2017) di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, di depan rumah Uca. Awalya, dia keluar dari tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Saat itu terdakwa membawa parang dan senter berencana mau mencari ikan. Malam itu, terdakwa bertemu dengan korban yang mengendarai sepeda motor singgah di depan rumah Uca.

Setelah berdekatan, dia mencabut parang dari sarungnya dan tanpa banyak basa basi mengarahkan ke dagu korban, namun saat itu korban langsung membalikan badanya. Tidak puas dia kembali membacok kepala korban. Terdakwa langsung pergi menuju ke rumah kepala desa setempat untuk menyerahkan diri. (NACO/B-11)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top