Jumat, 24 November 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

Pramuka

Bupati Kotim Malu Pada Peserta Kemah Besar Pramuka, Kok??

 
 
Tenda kemah para peserta Kemah Besar Pramuka di Ujung Pandaran.

Tenda kemah para peserta Kemah Besar Pramuka di Ujung Pandaran.

Borneonews / Muhammad Hamim

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi merasa malu terhadap ribuan peserta Kemah Besar Pramuka (KBP) di Pantai Ujung Pandaran, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.

Hal tersebut karena kondisi bumi perkemahan di daerah itu dinilainya tidak memiliki fasilitas yang memadai, bahkan terkesan sangat kurang. Sehingga harus ada perbaikan lebih bagus lagi.

"Saya merasa malu dengan peserta, karena fasilitas di tempat ini sangat kurang, dan harus ada penambahan infrastruktur lagi," ujar Supian, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut, Sabtu (11/11/2017).

Ia mengatakan, fasilitas yang harus ditambah dan sangat dibutuhkan yakni listrik, toilet dan juga kamar mandi. Di mana saat ini sangat kurang dan hal itu tentunya sangat menyusahkan peserta.

Dengan kondisi itu peserta harus rela antre saat ingin buang air atau mandi.  "Toilet harus ditambah, dan nantinya juga akan dibangun tempat untuk kantin. Sehingga warga bisa bejualan di tempat tersebut," janji Supian.

Selain fasilitas tersebut, ia juga mencanangkan menambah tribun penonton. Sehingga ada wadah yang bisa digunakan peserta melihat langsung kegiatan apa saja saat kemah berlangsung.

"Saya akan anggarkan pada 2018 dan juga 2019 untuk pembangunan fasilitas tambahan di tempat ini. Agar membuat nyaman para peserta kemah, baik itu kemah Pramuka, PGRI, ataupun lainnya," bupati dua periode ini kembali berjanji. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top