Jumat, 24 November 2017
 

 
 

Kunjungan Menteri

Menteri Pertanian Datang, Ini Kata Gubernur Kalteng

 
 
Gubernur Sugianto didampingi Anggota DPR RI Hamdhani saat menyambut kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di bandara Tjilik Riwut, Senin (13/11/2017)

Gubernur Sugianto didampingi Anggota DPR RI Hamdhani saat menyambut kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di bandara Tjilik Riwut, Senin (13/11/2017)

Borneonews / M. Muchlas Roziqin

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman tiba di Kota Palangka Raya, Senin (13/11/2017) pagi. Dia datang langsung dari Bali untuk kunjungan dua hari di tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyambutnya di Bandar Tjilik Riwut Palangka Raya. Menteri bersama rombongan menuju Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng untuk memberikan arahan dan dialog dengan jajaran bupati dan kepolisian serta TNI yang memang dilibatkan dalam target pertanian mengejar swasembada pangan Indonesia.

Lalu apa kata Gubernur Sugianto di pertemuan ini? Dia tegas mengenai dua hal. Yaitu siap menyediakan areal 300 ribu hektare seperti yang diinginkan Menteri Amran, bahkan jika diminta tambah, dan kedua adalah siap menerima "Berkah" program di atasnya.

"Kalteng adalah tanah yang Berkah. Tanahnya luas dan subur serta didalamnya banyak sumber daya alam. Mudah-mudahan kehadiran bapak menteri memberikan sumbangsih kepada Kalteng supaya lebih berkah lagi," kata Sugianto.

"Saya tidak ingin hanya sawit dan CPO serta karet saja yang banyak di Kalteng. Tapi juga tanaman pangan lainnya. Misalnya coklat, kopi, tebu, dan lainnya termasuk padi dan jagung yang kita kebut. Ini agar ada keseimbangan produksi di Kalteng. Kita akan jadi lumbung pangan nasional dan dunia, asalkan serius dan by target," tambahnya.

Sementara itu Menteri Amran menegaskan kedatangnnya ke Kalteng untuk meneguhkan kesepakatan dengan sejumlah kepala daerah tentang target 300 ribu ha pertanian padi organik, dan 100 ribu ha pertanian jagung.

Pihaknya siap menggelontorkan bantuan baik bibit, pupuk, maupun prasarana. Lahan seluas 300 ribu ha pertanian padi organik, sudah diplot di dua kabupaten dan satu kota, sedangkan 100 ribu pertanian jagung akan dilakukan di beberapa daerah lainnya.

"Dulu kita impor jagung, sekarang sudah swasembada. Bahkan sudah ekspor. Permintaan banyak, tidak usah khawatir tidak ada pembeli. Kitabharus genjot perluasan lahan, bibit sudah kita siapkan, juga pupuknya, tinggal berapa kebutuhan yang diinginkan kita kirim,” sebutnya.

Setelah di aula Jayang Tingang, Andi Amran akan kunjungi beberapa daerah di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini dalam dua hari kerja.

Selain Kota Palangka Raya, dia juga akan mengunjungi Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Barito Utara. (ROZIQIN/B-6)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top