Jumat, 24 November 2017
 

 
 

Penemuan Janin

Temuan Janin di Sport Center Sampuraga Baru Berusia 3-5 Bulan

 
 
Petugas pemulasaraan jenasah Sukardi, dokter forensik RSUD Sultan Imanudin dr Heriyanto dan Kanit Identifikasi Polres Kobar Aiptu Ferdinans Abineno diruang jenazah dan menunjukkan jasad janin yang sedang dikafani

Petugas pemulasaraan jenasah Sukardi, dokter forensik RSUD Sultan Imanudin dr Heriyanto dan Kanit Identifikasi Polres Kobar Aiptu Ferdinans Abineno diruang jenazah dan menunjukkan jasad janin yang sedang dikafani

Borneonews / Wahyu Krida


BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan otopsi yang dilakukan oleh Dokter Forensik RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun dr. Heriyanto jasad janin yang ditemukan di kawasan sport center Sampuraga Baru Jumat (10/11/2017) sore tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berumur 3-5 bulan.

"Tadi sudah saya lakukan otopsi atas janin tersebut. Diperkirakan usia janin berkisar antara 3 - 5 bulan, jari sudah terbentuk, kuku sudah tumbuh, kepala belum terbentuk sempurna dan jenis kelamin sudah terlihat yaitu laki-laki," ujar Heriyanto.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan di bagian paru-paru, tidak ditemukan udara dibagian tersebut. "Karena janin ini masih belum waktunya untuk dilahirkan. Janin tersebut diperkirakan hidup saat berada didalam kandungan, namun mati saat dikeluarkan. Bagaimana cara janin tersebut dikeluarkan masih belum diketahui. Karena untuk menentukan hal tersebut kita juga harus memeriksa ibu bayi yang saat ini masih belum diketahui identitasnya," jelas Heriyanto.

Setelah dilakukan otopsi, jasad janin tersebut kemudian dikafani oleh petugas pemulasaraan jenazah RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Sekip.

Sebelumnya, jasad janin tersebut ditemukan oleh warga sekitar Sport Center Sampuraga Baru Kelurahan Madurejo yaitu NR. Saat itu ia curiga melihat sepasang remaja yang mencurigakan.

NR melihat sepasang remaja perempuan dan laki-laki sedang duduk jongkok berhadapan. Usia mereka diperkirakan belasan tahun. Saat itu mereka sedang menggali lubang dan memasukan sesuatu, lalu menguburkan benda berbentuk kendi secara tergesa gesa, kemudian kabur, saat coba didekati.

NR tidak sempat mengejar mereka lantaran pasangan remaja tersebut memacu motornya dengan kecepatan tinggi saat meninggalkan lokasi tersebut. Ia hanya melihat remaja laki-laki menggunakan jaket hitam.

Setelah itu, NR kemudian memghubungi rekannya yaitu Muchsin anggota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar. Setelah mendapatkan informasi dari rekannya tersebut Muchsin langsung ke lokasi.

Saat tanah tempat mengubur kendi tersebut digali, dibagian dalam kendi ditemuka ada segumpalan daging yang diduga kuat bayi atau ari-ari, serta potongan kain warna putih

Mengetahui hal tersebut, Muchsin kemudian menghubungi Polisi. Jasad jani serta barang bukti lain kemudian dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin untuk dilakukan pemeriksaan.(WAHYU KRIDA/B-8)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top