Jumat, 24 November 2017
 

 
 

Pariwisata

Kangen Kue Tradisional? Datang Saja ke Ikon Kota Patung Jelawat

 
 
Dua orang pembeli saat memilih jajanan tradisional Kotim yang digelar di depan Ikon Jelawat, dalam rangka Mandi Safar, Selasa (14/11/2017).

Dua orang pembeli saat memilih jajanan tradisional Kotim yang digelar di depan Ikon Jelawat, dalam rangka Mandi Safar, Selasa (14/11/2017).

Borneonews / Muhammad Hamim


BORNEONEWS, Sampit - Saat ini, tidak banyak masyarakat ataupun pedagang yang menjual kue tradisional. Sehingga bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang kangen dengan kue tradisional daerah ini, langsung saja datang ke sekitar Ikon Kota Patung Jelawat.

Di tempat tersebut, ada bazar kue tradisional Kotim yang digelar sejak Selasa (14/11/2017) hingga besok Rabu (14/11/2017), bersamaan dengan kegiatan budaya pariwisata yakni Mandi Safar.

Pada bazar tersebut, para pedagang menyediakan aneka kue tradional dengan harga yang cukup ramah kantong dan juga lezat. Sehingga masyarakat dari semua kalangan bisa menikmatinya.

"Hari ini kami sudah mulai berjualan hingga besok hari. Alhamdulillah sudah banyak pembeli yang datang sejak pagi tadi," ujar Weny, salah satu penjual makanan ringan asli olahan dirinya, Selasa (14/11/2017).

Menurutnya, kue tradisional yang dijual di bazar cukup beragam. Masing-masing pedagang menjual aneka kue yang berbeda, meski ada beberapa macam kue yang sama. Harga kue yang dijual beraneka ragam, dari yang paling murah Rp1.000 dan yang mahal dengan harga belasan hingga puluhan ribu per buahnya.

Jenis-jenis kue tradisional yang dijual antara lain klepon, pukis, apam, wadai pais, cincin, bingka, serabi, kue pundut, amparan tatak dan beberapa jenis kue tradisional lainnya. Sehingga bagi siapa saja yang ingin merasakan kenikmatan dan kelezatan kue tradisional, langsung saja datang ke bazaar kue tradisional yang ada di Ikon Kota Patung Jelawat. Dijamin tidak akan kecewa dengan rasanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top