Minggu, 17 Desember 2017
 

 
 

Kecelakaan Air

Kelotok Tabrak Tongkang, Dua Orang Hilang

 
 
Anggota Polsek Montallat bersama warga dan karyawan PT Daya Sakti mencarian dua korban hilang pascakecelakaan kelotok vs tongkang di Sungai Barito, Kamis (7/12/2017).

Anggota Polsek Montallat bersama warga dan karyawan PT Daya Sakti mencarian dua korban hilang pascakecelakaan kelotok vs tongkang di Sungai Barito, Kamis (7/12/2017).

Borneonews / Ramadani

BORNEONEWS, Muara Teweh – Sebuah kelotok berpenumpang dua orang dengan motoris, Arsuni, menabrak tongkang milik PT Daya Sakti yang tambat di Sungai Barito, tepatnya di Logpond, Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa itu bermula saat mesin kelotok tiba-tiba macet saat dalam perjalanan. Karena mesin tidak kunjung menyala, kelotok itu terseret arus dan menabrak tongkang. Akibat peristiwa itu, dua orang penumpang dilaporkan hilang. Keduanya diduga terseret arus sungai.

Identitas kedua penumpang itu yakni Wahyu Joni Andean, 33, warga Desa Ruji dan anaknya yang masih berumur tiga tahun (nama belum diketahui).

Kapolsek Montallat Iptu Tadik menuturkan, sebelum peristiwa tabrakan, kelotok melaju ke arah hulu sungai melewati bagian depan tongkang KBU 55 yang sudah sekitar 14 hari tambat di Logpond PT Daya Sakti.

Diduga kelotok mengalami kerusakan mesin dan tidak bisa diperbaiki, sehingga terseret arus dan menghantam bagian depan tongkang. Kelotok pun tenggelam dan dua orang tidak sempat menyelamatkan diri.

“Sedangkan pengemudi (motoris) kelotok, Arsuni, bisa meloncat dan berenang mencapai ke pinggir sungai sehingga selamat,” ujar Tadik.

Hingga berita ini ditayangkan, tim yang terdiri dari warga desa, anggota Polsek Montallat, dan karyawan PT Daya Sakti, masih mencari keberadaan dua korban yang hilang. (RAMADANI/B-3)

BERITA POPULER

Meninggal Dunia

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top