|
Newsflash
|
|
Rabu, 25 Januari 2012 08:37 |
ShareKABUPATEN Kapuas dan Pulang Pisau diharapkan mampu swasembada beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di dua daerah itu. Ketua Tim Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) V Kamsiah S Mamat mengharapkan, Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau sebagai sentra pertanian mampu menjadi lumbung padinya Kalteng. “Bahkan kedua kabupaten itu diharapkan mampu swasembada beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kalteng dan daerah lainnya,” kata Kamsiah. Dia menyatakan, di Kecamatan Kapuas Timur, hasil pertanian padi baru mencapai 2,8 ton par hektare. Melihat kenyataan ini hasil pertanian ke depannya dapat ditingkatkan seperti yang telah dicapai Kalimantan Selatan, yakni, 4 ton per hektare. “Perlu adanya pembenahan dan pembangunan irigasi maupun pengairan yang memadai. Dengan adanya saluran irigasi dan pintu-pintu air dapat mengatur keperluan tata air secara maksimal,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng itu. Dengan didukung irigasi pengairan dan tata air yang baik, jelas dia, usaha tani masyarakat akan meningkat di masa mendatang. “Ke depan, kita menyarankan dapat dicari pola pengairan dan penggunaan jaringan pengairan yang sudah ada, sehingga saling mendukung untuk kepentingan pembangunan pertanian dalam arti luas,” tegasnya. Sekretaris Tim Reses DPRD Kalteng Dapil V Sidah melanjutkan, pengembangan pertanian harus didukung bibit berkualitas, distribusi pupuk yang merata, dan didukung permodalan. Bahkan ditunjang jalan desa yang memadai. (Ant/B-3)
|