Banjir di Mana-mana Kebun Sawit Biang Keladinya
Sabtu, 24 Juli 2010 00:05
AddThis Social Bookmark Button
SharePEMBUKAAN lahan sawit besar-besaran yang dilakukan tanpa perencanaan telah membuat Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi langganan banjir dari tahun ke tahun. Pemerintah setempat pun harus mengambil langkah cepat jika ingin menyelamatkan warganya.
Koordinator LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kotim Audy Valent saat ditemui kemarin mendesak kepada pemerintah untuk mengembalikan ekosistem yang kian rusak itu. "Pemerintah harus segera memperbaiki ekosistem, memerintahkan kepada perusahaan kebun sawit untuk membuka kebun dengan berwawasan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Menurutnya, banjir yang terjadi sekarang bukan hanya pengaruh curah hujan tinggi. Namun lebih diakibatkan karena kerusakan lingkungan.
Dari data yang dipegangnya, saat ini di Kotim sudah 60 ribu ha lahan yang dikuasai oleh perkebunan kelapa sawit. Mereka telah melakukan pembukaan lahan secara besar-besaran sehingga berdampak pada hilangnya tempat penampungan dan penyerapan air.
Menurut dia, sebagian besar perusahaan sawit dalam melaksanakan kegiatan perkebunannya sama sekali tidak mengindahkan kelestarian lingkungan. "Lihat saja, banyak rawa-rawa, danau, hutan penyangga dibabat dan diganti dengan sawit."
Jadi, cukup hujan sedikit saja maka air cepat meluap karena tidak adanya serapan. Belum lagi penggerusan tanah (abrasi) akibat tidak adanya penahan sehingga mengakibatkan pendangkalan sungai.
Saat ditemui, Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi MT mendesak kepada Pemkab Kotim untuk segera mencari penyebab banjir. Ia berharap Pemkab jangan sampai memandang banjir sebagai masalah yang sepele. Jika dibiarkan, Sampit akan tetap menjadi langganan banjir di setiap tahunnya.
"Cepat tangani banjir, terutama bagi para korban," ujarnya.
Sementara Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Kotim Kemikson Tarung menuding kerusakan ekosistem sebagai biang banjir di wilayah tersebut. "Banjir yang kerap muncul dalam beberapa tahun terakhir akibat ekosistem yang sudah rusak. Sehingga bila hujan turun, walaupun Cuma sedikit, pohon tidak mampu menampung air hujan sehingga terjadilah banjir," terangnya.
Berdasarkan catatan Fraksi Demokrat, pengalaman dari tahun ke tahun banjir tidak hanya datang sekali dalam setahun. Namun bisa berulang kali dengan intensitas hingga empat kali dalam setahun. "Penanganannya terpadu melibatkan Pemda dan Pusat.”(P-2)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 
 

ARSIP BERITA

< Juli 2010 >
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 25
26 27 28 29 30 31  

BORNEO NEWS

Katingan & Pulang Pisau

Puskesmas Kasongan 2 Dibiarkan Mangkrak

KATINGAN--BN : SETAHUN sudah berlalu. Namun bangunan Puskesmas Kasong­an 2 yang berada di komplek perumas Kasong an Seberang, Kecamatan Kating­an... Selanjutnya... --
Melalui Foto Katingan ingin Dikenal Dunia

KATINGAN--BN : FOTO-foto kehidupan masyarakat Kabupaten Katingan akan dipamerkan di Brasil. Dalam pameran foto se-dunia itu akan dihadiri Presiden... Selanjutnya... --
Harga Premium semakin tak Terkendali

KATINGAN--BN : HARGA bahan bakar minyak (BBM) premium di tingkat pengecer di Kota Kasongan, Kabupaten Kating­an beberapa hari terakhir semakin... Selanjutnya... --
HET Premium Eceran akan Ditetapkan

PULANG PISAU--BN : KARUT-marut distribusi bahan bakar minyak (BBM) sudah lama berlangsung di Kabupaten Pulang Pisau.Kini, Tim Pengendalian BBM mulai... Selanjutnya... --

Sukamara

Penyebab Ambruknya Jembatan Sei Jelai masih Dipertanyakan

SUKAMARA--BN : AMBRUKNYA Jembatan Sungai Jelai di Kabupaten Sukamara pada tahun lalu sampai sekarang masih menjadi bahan pertanyaan warga. Jembatan... Selanjutnya... --
Marukan Dijagokan Menangi Pemilu Kada

LAMANDAU--BN : PEMILIHAN kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Lamandau baru akan dilaksanakan tahun depan. Kendati demikian, kondisi... Selanjutnya... --
Dongkrak Pendapatan Daerah Bupati Sosialisasikan Pembayaran PBB

LAMANDAU--BN : KESUKSESAN Kabupaten Lamandau dalam membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, penyediaan... Selanjutnya... --
Warga Dapat Lahan Plasma 3 Ha per KK

SUKAMARA--BN : PENANTIAN warga untuk mendapatkan lahan plasma tidak sia-sia. PT Sukses Kar­ya Mandiri (SKM) akhirnya memberikan lahan plasma kepada... Selanjutnya... --

Palangkaraya

Keberadaan Investor belum Beri Nilai Tambah

PALANGKARAYA--BN : WAKIL Gubernur­ Kalimantan­ Te­ngah (Kalteng) Ac­hmad Diran me­ngakui banyaknya inves­tor yang masuk ke Bumi Tam­bun... Selanjutnya... --
Kalteng Expo Libatkan Peserta dari Luar Kalimantan

PALANGKARAYA--BN : PELAKSANAAN Kal­teng Expo tahun ini se­dikit berbeda dari bia­sanya. Jika pada ta­hun-tahun sebelumnya Kal­teng Expo... Selanjutnya... --
Dinas Pendidikan Siap Gelar Ujian Kesetaraan

PALANGKARAYA--BN : DINAS Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disidikpora)­ Kota Palangkaraya siap meng­gelar ujian kesetaraan atau uji­an paket A,... Selanjutnya... --
Pagu Raskin Kalteng Turun 51.863 RTS

PALANGKARAYA--BN : PAGU beras untuk ke­­luar­ga miskin (ras­kin) di Kalimantan Tengah bakal ber­kurang mulai Juni menda­tang. Jika selama... Selanjutnya... --

Kotawaringin Barat

Separuh Lahan di Objek Wisata Pantai Kubu Milik Perorangan

KOTAWARINGIN BARAT--BN : UPAYA pengembangan kawasan wisata Pantai Ku­bu terhalang status kepemilikan tanah. Hampir separuh dari luas areal wisata... Selanjutnya... --
Pemkab belum Mampu Membangun TPA Sanitary Landfill

KOTAWARINGIN BARAT--BN : SEMUA daerah harus segera bersiap me­nutup tempat pem­buangan a­khir (TPA) sampah sistem terbu­ka (open dumping).... Selanjutnya... --
Warga Menjerit di Negeri Pelangsir

KOTAWARINGIN BARAT--BN : WARGA Pangkalan Bun, Kotawa­ringin Barat dua hari terakhir resah karena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.... Selanjutnya... --
Marukan Siap Mediasi Sengketa Lahan di Belantikan

KOTAWARINGIN BARAT--BN : KASUS sengketa lahan antarwarga tiga desa di Kecamatan Belan­tikan Raya, Kabupaten Lamandau, kini masih ditangani... Selanjutnya... --

Kotawaringin Timur

Malas Tugas di Pelosok, Guru akan Disanksi

KOTAWARINGIN TIMUR--BN : KETUA Komisi I DPRD Kotawaringin Marwan, meminta kepala daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)... Selanjutnya... --
BBM Langka Warga Kotim makin Menderita

KOTAWARINGIN TIMUR--BN : INSTRUKSI Gubernur Kalimantan Tengah tentang pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan harapan bertambahnya jatah... Selanjutnya... --
DPRD dan Tim Pengawas BBM Saling Menyalahkan

KOTAWARINGIN TIMUR--BN : BUKANNYA bekerja­sama mencari jalan keluar, tim pengawas BBM bentukan Pemkab Kotim dan DPRD setempat malah saling... Selanjutnya... --
Bupati Minta Distanak Fokus Membina Kelompok Tani

KOTAWARINGIN TIMUR--BN : BUPATI Kotawari­ngin Timur (Kotim) Supian Hadi me­nginstruksikan kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) untuk... Selanjutnya... --

Seruyan

Seruyan Berharap Tarik Investor dari Expo

SERUYAN--BN : PEMERINTAH Kabupaten Seruyan terus memantapkan persiapan mereka untuk mengikuti Pameran Otonomi Expo dan Forum Expo 2012 di... Selanjutnya... --
Seruyan Terancam Jadi Kabupaten Gagal

SERUYAN--BN : BADAN Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ­Seruyan mendata 31 dari 34 desa tertinggal. Sebanyak 34 desa tertinggal yang masih... Selanjutnya... --
BBM Langka Antrean di APMS Mengular

SERUYAN--BN : KELANGKAAN bahan bakar mi nyak (BBM) jenis premium di Kuala Pembuang, Seruyan makin menjadi-jadi.Kemarin, antrean panjang terjadi di... Selanjutnya... --
Premium di Kuala Pembuang mulai Langka

SERUYAN--BN : BAHAN bakar mi- nyak (BBM) jenis premium di Kuala Pembuang, ibu kota Kabupaten Seruyan, mulai sulit dicari sejak kemarin. Hampir... Selanjutnya... --

Barito

Bakal Calon Bupati Mulai Tebar Pesona

BARITO TIMUR--BN : RENCANA sejumlah par­tai politik di Kabu­pa­ten Barito Utara (Ba­rut) melakukan sur­vei untuk menjaring ba­kal calon kepala... Selanjutnya... --
Pemerintah Kecamatan Diminta Bentuk Tim Tripika

BARITO UTARA--BN : PEMERINTAH Kecama­tan Teweh Timur, Ka­bupaten Barito Uta­ra (Barut) dimin­ta membentuk Tim Tripika un­tuk menyelesaikan... Selanjutnya... --
Perda Usaha Perkebunan Mulai Disosialisasikan

BARITO TIMUR--BN : PERATURAN Daerah No­mor 05 Tahun 2011 ten­tang Pengelolaan Usa­ha Perkebunan Ber­kelanjutan diharapkan da­­pat dilaksanakan... Selanjutnya... --
Sekda tidak Hadir Rapat Pembahasan Aset dan Pasar Batal

BARITO UTARA--BN : RAPAT kerja antara Ko­misi B DPRD dan pi­hak ek­se­kutif Ka­­bu­paten Ba­rito Uta­ra (Barut) untuk mem­bahas ma­salah... Selanjutnya... --

Dinamika Borneo

Inspektorat PERIKSA Proyek Pengadaan Chainsaw

KUALA KAPUAS--BN : INDIKASI penyimpangan ha­­sil pengadaan barang da­­n jasa jenis cainsaw di li­ngkungan Pemerintah­ Ka­bupaten (Pemkab)... Selanjutnya... --
Polisi Cium Keberadaan Perampok Toko Emas Plaza Beringin

BARITO SELATAN--BN : KERJA keras jajaran Ke­polisian Resor (Pol­res) Barito S­elat­an (Barsel) unt­uk me­ngungkap ­kasus pe­­rampokan toko... Selanjutnya... --
Masyarakat Bundar PESIMISTIS Pemekaran Kecamatan di Dusun Utara

DINAMIKA BORNEO--BN : Ma­s­­yarakat­ Desa Bu­­ndar, Hi­n­­gan, Ma­ruga, Ta­le­koi, Gu­nung Ran­tau, Rampa Mea, Da­­­nau Bambure,... Selanjutnya... --
Anggota Dewan Laporkan Wakil Ketua DPRD ke Polisi

DINAMIKA BORNEO--BN : SEMBILAN anggota de­wan me­­laporkan Wa­­­kil Ke­tua­­ DPRD Ka­­bu­paten Barito Sela­t­an­ (Barsel), Rahayuni ke... Selanjutnya... --

Lamandau

media kalimantan mandiri media indonesia