Meneg LH Sidak Kualitas Air di Kotim
Rabu, 01 September 2010 02:40
AddThis Social Bookmark Button
ShareKEMENTERIAN Negara Lingkungan Hidup menetapkan kualitas air bersih di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) rendah. Pasalnya, tingkat kekeruhannya terbilang tinggi jika dibandingkan standar air bersih.
Berdasarkan penelitian di Sungai Barito dan Kahayan, kekeruhannya mencapai 325 mg per liter atau enam kali di atas standar baku mutu yang hanya 50 mg per liter.
Hal itu disampaikan Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta saat mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (30/8).
Penilaian indeks kualitas lingkungan hidup, kualitas air di Kabupaten Kotim berada di bawah standar yakni hanya 45,70. Standar kualitas air yang baik adalah di atas 50,97.
“Untuk Kotim memang belum pernah ada penelitian khusus untuk kadar air. Dari Provinsi Kalteng yang telah kami terima adalah kadar air di Kabupaten Barito dan Puruk Cuhu. Untuk Kabupaten Kotim, Kotawaringin Barat (Kobar) dan kabupaten lainnya masih diteliti. Namun, secara umum bisa disimpulkan kualitas air bersih di Kalteng rendah," jelas Gusti.
Dia menjelaskan sumber kekeruhan air di Provinsi Kalteng berasal dari investasi perkebunan yang menyebabkan kerusakan bentang alam atau lahan. Pasalnya, pelaku perkebunan harus membuka lahan yang sebelumnya ditumbuhi pepohonan penyangga curah hujan.
Selain itu, imbuh Gusti, di lokasi perkebunan dibangun jalan perusahaan. Jalan tersebut kemudian tergerus air hujan yang kemudian masuk ke sungai.
Saat ini di Provinsi Kalteng terdapat 4.337.871 hektare lahan yang telah dibuka oleh 34 perusahaan perkebunan.
Selain perkebunan, pertambangan juga merupakan penyumbang terhadap kekeruhan air sungai di Provinsi Kalteng. Dari 479 izin usaha pertambangan, luas lahan yang dibuka adalah 3,59 juta hektare.
Begitu juga dengan investasi kehutanan, meski perusahaan telah melakukan tebang pilih namun jalan-jalan yang dibangun  memicu semakin keruhnya air di Provinsi Kalteng.
Transportasi sungai untuk mengangkut baru bara juga berandil dalam menyebabkan kekeruhan air di Kalteng.
“Kekurahan yang disebabkan aktivitas penambangan di sungai berasal adanya air raksa. Hal itu sangat membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsi air tersebut. Solusinya, adalah dengan membuat danau atau embung penampungan air buatan di kawasan perkebunan atau pertambangan sehingga air tidak mengalir langsung ke sungai,” pungkas Gusti. (DN/B-2)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 
 

ARSIP BERITA

< September 2010 >
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
    2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

BORNEO NEWS

Katingan & Pulang Pisau

Puluhan KK Tinggalkan Desa Talingke

 KATINGAN--BN: LANTARAN dirun­dung kesulitan usaha, pu­luh­­an kepala keluar­ga (KK) Desa Talingke Ke­camatan Tasik Payawan, Ka­bupaten... Selanjutnya... --
Warga Trans Dambakan Jalan Antarjalur

 KATINGAN--BN: SEJUMLAH warga Transmi­gra­si Hiang Bana Desa Hiang Bana Kecamatan Tasik Pa­ya­wan Kabupaten Kati­ngan me­nginginkan... Selanjutnya... --
Distanak Tunggu Hasil Lab, Guna Pencegahan Flu Burung

 PULANG PISAU--BN: DINAS Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pulang Pisau belum menerima hasil resmi pe­­meriksaan pengambilan sampel unggas... Selanjutnya... --
Sejumlah Pejabat Lakukan Sertijab

 PULANG PISAU--BN: SEJUMLAH pejabat yang dimutasi mulai melakukan serah terima ja­bat­an di lingkungan kerjanya masing-masing. Di antaranya... Selanjutnya... --

Sukamara & Lamandau

Warga Eks Transmigran Resah

 LAMANDAU--BN: PERSOALAN tanah di desa Bumi Harjo, tepatnya tanah blok OG 28, membuat  warga desa Bumi Harjo tidak bisa tidur nyeyak. Pasalnya... Selanjutnya... --
Pemda Lamandau Kebut Pembangunan Sarana pendidikan

 LAMANDAU--BN: PERHATIAN pemerintah daerah terhadap pendidikan tidak main-main. Hal itu dibuktikan dengan akan dilaksanakan pembangunan sekolah... Selanjutnya... --
Semua Kabupaten di Kalteng Diharapkan Punya Kantor Imigrasi

 LAMANDAU--BN: WARGA negara asing (WNA) bakal semakin mudah saja masuk ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya, mereka tak lagi wajib... Selanjutnya... --
Polisi Sita Kayu Ulin Ilegal

 SUKAMARA--BN: KEPOLISIAN Resor (Polres) Sukamara berhasil menangkap pelaku pembalakan liar, Minggu (5/2). Kepala Polres Sukamara Ajun Komisaria... Selanjutnya... --

Palangkaraya

Pasien DBD Terus Bertambah

 PALANGKARAYA--BN: RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Do­ris Sylvanus Palang­ka­raya kebanjiran pa­sien demam berdarah de­ngue (DBD). ... Selanjutnya... --
Predikat WTP Sulit Diperoleh

 PALANGKARAYA--BN: WALI Kota Palangkaraya, Ri­ban Satia mengaku pesimis­ predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap laporan... Selanjutnya... --
Koordinator Suporter Meninggal Kecelakaan Persepar Palangkaraya Berduka

 PALANGKARAYA--BN: DI TENGAH kesibukan tim Persepar Palangkaraya menghadapi laga kandang kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011-2012 pada 24... Selanjutnya... --
Pemilihan Calon Rektor sudah Ramai Dibicarakan

 PALANGKARAYA--BN: PEMILIHAN rektor Universi­tas­ Negeri Palangkaraya (Unpar) masih satu tahun lagi, tapi kreteria calon rektor sudah mulai... Selanjutnya... --

Kotawaringin Barat

Bayi yang Dibuang di Perkebunan Akhirnya Memiliki Orang Tua

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: PERMOHONAN adopsi anak yang dilakukan sepasang sua­mi istri warga Pangkalan Bun akhirnya dikabulkan oleh Majelis Hakim... Selanjutnya... --
Pedagang Diminta Huni Pasar Tempadung

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: SEBANYAK 29 pemi­lik lapak Pasar De­sa di Kelurahan Mendawai Sebe­rang Kabupaten Kotawari­ngin Barat (Kobar)... Selanjutnya... --
Rusmalena Ditunjuk sebagai Ketua DPRD

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: SEKRETARIS DPRD (Sekwan) Kobar tengah memproses peng­gantian antar waktu (PAW) anggota DPRD dari Par­­tai Demokrat.... Selanjutnya... --
Aktivitas Pelayaran Diprediksi Aman hingga Seminggu Mendatang

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: AKTIVITAS pelayaran kapal barang di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai diper­ki­rakan berjalan lancar hingga satu minggu... Selanjutnya... --

Kotawaringin Timur

Tongkang PT FMA Tabrak Lanting Warga

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: SEBUAH tongkang bermuatan bauksit milik PT Fajar Mentaya Abadi (PT FMA) menabrak lanting milik warga desa areal Sungai... Selanjutnya... --
Hasil Uji Cepat Positif, tapi di Banjarbaru Negatif

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: HASIL uji cepat (rapid test) pada kasus kematian ratusan ekor ayam di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang,... Selanjutnya... --
Dipukuli Orang Mabuk, Warga Kuayan Luka Parah

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: LANTARAN dipukuli segerembolan orang tidak dikenal, warga Kua­yan, menderita luka parah. Pria yang menjadi korban... Selanjutnya... --
Warga Desa Tinduk Tolak Proyek Perbaikan Jalan

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: WARGA Desa Tinduk, Kecamatan Baamang menolak proyek perbaikan jalan menuju Desa Terantang. Mereka khawatir proyek itu... Selanjutnya... --

Seruyan

Minim Petugas Peternakan, PPL Pertanian Rangkap Tugas

 SERUYAN--BN: PENANGANAN masalah bidang peternakan di Kabupa­ten Seruyan dinilai belum op­ti­mal. Akibatnya pengawasan dan pembinaan terhadap... Selanjutnya... --
Minyak Tanah Mahal, Warga Gunakan Sabut Kelapa

 SERUYAN--BN: NAIKNYA harga bahan bakar mi­­nyak tanah di ting­­­kat pengecer mem­­buat sebagian masyarakat Kabupaten Seruyan... Selanjutnya... --
Tudingan Pencaplokan 4 Desa di Kotim Dianggap tidak Berdasar

 SERUYAN--BN: TUDINGAN anggota Dewan Per­­wakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) Kabupaten Ko­ta­­wa­ri­ngin Timur (Kotim) Rim­bun bah­wa... Selanjutnya... --
Pencurian Sepeda Motor Mulai Marak

 SERUYAN--BN: MASYARAKAT Kabupaten Se­ru­yan, khususnya Kota Kuala Pem­buang, harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ak­­si pencurian... Selanjutnya... --

Barito

Batas Desa Belum Jelas, Potensi Konflik Besar

 BARITO SELATAN--BN: PERSOALAN tapal batas wilayah masih menjadi salah satu persoalan utama di Kalimantan Tengah. Pasal­nya masalah tapal batas... Selanjutnya... --
Jalan Diblokade Pendemo Aktivitas PT SBG Lumpuh

 BARITO UTARA--BN: AKSI demo dengan cara memblokade ruas jalan di lingkungan perusahaan tambang batu bara kembali terjadi di Kabupaten Barito... Selanjutnya... --
DPRD Desak Pemkab Atasi Mahalnya dan Langkanya BBM

 BARITO UTARA--BN: KETIDAKMAMPUAN pemerintah kabupatan Barito Utara meredam gejolak harga bahan bakar minyak (BBM) membuat kalangan DPRD geram.... Selanjutnya... --
Gaji tak Dibayar, Anak Terancam Putus Sekolah

 BARITO UTARA--BN: HAMSIYAH, 59, berkali-kali mengusap keringat di dahinya. Meski tangannya terus bergerak tapi sorot matanya seakan tak... Selanjutnya... --

Dinamika Borneo

Ledakan Ponton di Kutai Tewaskan Warga Banjarmasin

 KUTAI--BN: SEORANG pekerja tewas akibat ledakan sebuah pon­ton di Kampung Batu Hitam, Dusun Merandai Ilir, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa... Selanjutnya... --
Kru Ekspedisi Sabang-Merauke Bernostalgia di Kotabaru

 KOTABARU--BN: KEDATANGAN kru ekspedisi pelayaran Sabang-Merauke ke Kotabaru, Kalimantan Selatan, bukan hanya mengunjungi kepulauan di... Selanjutnya... --
Polresta Banjarmasin Gelar Operasi Jaran Intan

 BANJARMASIN--BN: KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar operasi Kejahatan Kendaraan Jaran Intan.... Selanjutnya... --
Polisi Tembak Tersangka Pembongkaran Kantor

 BANJARMASIN--BN: SATUAN Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kalsel, menembak seorang pelaku pembokaran kantor di Jalan Katamso. Kepala... Selanjutnya... --
media kalimantan mandiri media indonesia