Warga Tuding Pelni Permainkan Penjualan Tiket
Sabtu, 04 September 2010 06:17
AddThis Social Bookmark Button
SharePARA pemudik, jangan harap bisa mendapatkan tiket  dengan harga murah. Pasalnya, PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ditengarai berkongkalingkong dengan agen agar bisa menjual tiket dengan harga tinggi.
Hal itu diungkapkan para pemudik yang kesulitan mendapatkan tiket untuk pulang ke kampung halaman mereka. Padahal, perusahaan milik negara itu diharapkan bisa membantu warga Kotim yang ingin mudik menggunakan jasa kapal laut dengan harga terjangkau.
Salah satunya adalah Helmi. Warga Baamang berusia 40 tahun itu sempat marah saat tiba di sebuah agen penjualan tiket di Pelabuhan Sampit. Pasalnya, agen itu mengatakan tiket kapal Pelni jurusan Surabaya yang akan berangkat 5 September masih banyak. Padahal, saat dia berusaha mendapatkan tiket tersebut di kantor Pelni yang terletak di Jl A Yani, Sampit, petugas di sana mengatakan tiket untuk tanggal itu sudah habis terjual.
"Pelni benar-benar keterlaluan. Orang sedang puasa kok dipermainkan. Mereka menyebut tiket untuk tanggal 5 sudah tidak ada padahal agen mengatakan tiket itu masih banyak," seru Helmi.
Hal yang serupa dialami Sukamto. Buruh di perkebunan kelapa sawit itu mengaku sejak awal September mencari tiket untuk kapal Pelni yang akan berangkat 5 September. Kala itu, Pelni mengaku tiket tersebut belum diedarkan.
Pria berusia 35 tahun itu kemudian mencari ke agen. Petugas agen mengatakan tiket untuk tanggal 5 itu sudah bisa dibeli di tempatnya.
"Benar-benar aneh. Pelni mengatakan tiket belum diedarkan sementara di agen tiket sudah dijual," keluh Sukamto.
Apa yang dialami Helmi dan Sukamto itu juga dialami oleh puluhan pemudik yang mencari tiket di kantor Pelni.
Padahal, para pemudik memilih membeli tiket di kantor Pelni karena harganya lebih murah. Misalnya, tiket ekonomi kapal tujuan Surabaya jika dibeli di kantor Pelni harganya Rp155 ribu sementara jika dibeli di agen harganya mencapai Rp180 ribu.
Karenanya, warga menduga ada kesengajaan dari PT Pelni dengan menjual tiket melalui agen demi mendapatkan keuntungan.
Manajer PT Pelni Cabang Sampit Abdullah Hasbi membantah dugaan tersebut. "Tidak benar itu. Pelni telah berupaya mengatur penjualan tiket agar jumlah penumpang bisa merata dalam setiap keberangkatan."
Hasbi mencontohkan keberangkatan kapal pada 5 dan 8 September untuk tujuan Surabaya. Karena tiket untuk kapal yang akan berangkat pada 5 September maka Pelni berupaya mengalihkan penumpang agar mau berangkat pada 8 September.
"Pelni mengatakan tiket untuk 5 September sudah habis dengan harapan penumpang mengalihkan keberangkatannya," pungkas Hasbi. (B-2)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 
 

ARSIP BERITA

< September 2010 >
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
    1 2 3 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

BORNEO NEWS

Katingan & Pulang Pisau

Puluhan KK Tinggalkan Desa Talingke

 KATINGAN--BN: LANTARAN dirun­dung kesulitan usaha, pu­luh­­an kepala keluar­ga (KK) Desa Talingke Ke­camatan Tasik Payawan, Ka­bupaten... Selanjutnya... --
Warga Trans Dambakan Jalan Antarjalur

 KATINGAN--BN: SEJUMLAH warga Transmi­gra­si Hiang Bana Desa Hiang Bana Kecamatan Tasik Pa­ya­wan Kabupaten Kati­ngan me­nginginkan... Selanjutnya... --
Distanak Tunggu Hasil Lab, Guna Pencegahan Flu Burung

 PULANG PISAU--BN: DINAS Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pulang Pisau belum menerima hasil resmi pe­­meriksaan pengambilan sampel unggas... Selanjutnya... --
Sejumlah Pejabat Lakukan Sertijab

 PULANG PISAU--BN: SEJUMLAH pejabat yang dimutasi mulai melakukan serah terima ja­bat­an di lingkungan kerjanya masing-masing. Di antaranya... Selanjutnya... --

Sukamara & Lamandau

Warga Eks Transmigran Resah

 LAMANDAU--BN: PERSOALAN tanah di desa Bumi Harjo, tepatnya tanah blok OG 28, membuat  warga desa Bumi Harjo tidak bisa tidur nyeyak. Pasalnya... Selanjutnya... --
Pemda Lamandau Kebut Pembangunan Sarana pendidikan

 LAMANDAU--BN: PERHATIAN pemerintah daerah terhadap pendidikan tidak main-main. Hal itu dibuktikan dengan akan dilaksanakan pembangunan sekolah... Selanjutnya... --
Semua Kabupaten di Kalteng Diharapkan Punya Kantor Imigrasi

 LAMANDAU--BN: WARGA negara asing (WNA) bakal semakin mudah saja masuk ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya, mereka tak lagi wajib... Selanjutnya... --
Polisi Sita Kayu Ulin Ilegal

 SUKAMARA--BN: KEPOLISIAN Resor (Polres) Sukamara berhasil menangkap pelaku pembalakan liar, Minggu (5/2). Kepala Polres Sukamara Ajun Komisaria... Selanjutnya... --

Palangkaraya

Pasien DBD Terus Bertambah

 PALANGKARAYA--BN: RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Do­ris Sylvanus Palang­ka­raya kebanjiran pa­sien demam berdarah de­ngue (DBD). ... Selanjutnya... --
Predikat WTP Sulit Diperoleh

 PALANGKARAYA--BN: WALI Kota Palangkaraya, Ri­ban Satia mengaku pesimis­ predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap laporan... Selanjutnya... --
Koordinator Suporter Meninggal Kecelakaan Persepar Palangkaraya Berduka

 PALANGKARAYA--BN: DI TENGAH kesibukan tim Persepar Palangkaraya menghadapi laga kandang kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011-2012 pada 24... Selanjutnya... --
Pemilihan Calon Rektor sudah Ramai Dibicarakan

 PALANGKARAYA--BN: PEMILIHAN rektor Universi­tas­ Negeri Palangkaraya (Unpar) masih satu tahun lagi, tapi kreteria calon rektor sudah mulai... Selanjutnya... --

Kotawaringin Barat

Bayi yang Dibuang di Perkebunan Akhirnya Memiliki Orang Tua

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: PERMOHONAN adopsi anak yang dilakukan sepasang sua­mi istri warga Pangkalan Bun akhirnya dikabulkan oleh Majelis Hakim... Selanjutnya... --
Pedagang Diminta Huni Pasar Tempadung

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: SEBANYAK 29 pemi­lik lapak Pasar De­sa di Kelurahan Mendawai Sebe­rang Kabupaten Kotawari­ngin Barat (Kobar)... Selanjutnya... --
Rusmalena Ditunjuk sebagai Ketua DPRD

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: SEKRETARIS DPRD (Sekwan) Kobar tengah memproses peng­gantian antar waktu (PAW) anggota DPRD dari Par­­tai Demokrat.... Selanjutnya... --
Aktivitas Pelayaran Diprediksi Aman hingga Seminggu Mendatang

 KOTAWARINGIN BARAT--BN: AKTIVITAS pelayaran kapal barang di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai diper­ki­rakan berjalan lancar hingga satu minggu... Selanjutnya... --

Kotawaringin Timur

Tongkang PT FMA Tabrak Lanting Warga

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: SEBUAH tongkang bermuatan bauksit milik PT Fajar Mentaya Abadi (PT FMA) menabrak lanting milik warga desa areal Sungai... Selanjutnya... --
Hasil Uji Cepat Positif, tapi di Banjarbaru Negatif

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: HASIL uji cepat (rapid test) pada kasus kematian ratusan ekor ayam di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang,... Selanjutnya... --
Dipukuli Orang Mabuk, Warga Kuayan Luka Parah

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: LANTARAN dipukuli segerembolan orang tidak dikenal, warga Kua­yan, menderita luka parah. Pria yang menjadi korban... Selanjutnya... --
Warga Desa Tinduk Tolak Proyek Perbaikan Jalan

 KOTAWARINGIN TIMUR--BN: WARGA Desa Tinduk, Kecamatan Baamang menolak proyek perbaikan jalan menuju Desa Terantang. Mereka khawatir proyek itu... Selanjutnya... --

Seruyan

Minim Petugas Peternakan, PPL Pertanian Rangkap Tugas

 SERUYAN--BN: PENANGANAN masalah bidang peternakan di Kabupa­ten Seruyan dinilai belum op­ti­mal. Akibatnya pengawasan dan pembinaan terhadap... Selanjutnya... --
Minyak Tanah Mahal, Warga Gunakan Sabut Kelapa

 SERUYAN--BN: NAIKNYA harga bahan bakar mi­­nyak tanah di ting­­­kat pengecer mem­­buat sebagian masyarakat Kabupaten Seruyan... Selanjutnya... --
Tudingan Pencaplokan 4 Desa di Kotim Dianggap tidak Berdasar

 SERUYAN--BN: TUDINGAN anggota Dewan Per­­wakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) Kabupaten Ko­ta­­wa­ri­ngin Timur (Kotim) Rim­bun bah­wa... Selanjutnya... --
Pencurian Sepeda Motor Mulai Marak

 SERUYAN--BN: MASYARAKAT Kabupaten Se­ru­yan, khususnya Kota Kuala Pem­buang, harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ak­­si pencurian... Selanjutnya... --

Barito

Batas Desa Belum Jelas, Potensi Konflik Besar

 BARITO SELATAN--BN: PERSOALAN tapal batas wilayah masih menjadi salah satu persoalan utama di Kalimantan Tengah. Pasal­nya masalah tapal batas... Selanjutnya... --
Jalan Diblokade Pendemo Aktivitas PT SBG Lumpuh

 BARITO UTARA--BN: AKSI demo dengan cara memblokade ruas jalan di lingkungan perusahaan tambang batu bara kembali terjadi di Kabupaten Barito... Selanjutnya... --
DPRD Desak Pemkab Atasi Mahalnya dan Langkanya BBM

 BARITO UTARA--BN: KETIDAKMAMPUAN pemerintah kabupatan Barito Utara meredam gejolak harga bahan bakar minyak (BBM) membuat kalangan DPRD geram.... Selanjutnya... --
Gaji tak Dibayar, Anak Terancam Putus Sekolah

 BARITO UTARA--BN: HAMSIYAH, 59, berkali-kali mengusap keringat di dahinya. Meski tangannya terus bergerak tapi sorot matanya seakan tak... Selanjutnya... --

Dinamika Borneo

Ledakan Ponton di Kutai Tewaskan Warga Banjarmasin

 KUTAI--BN: SEORANG pekerja tewas akibat ledakan sebuah pon­ton di Kampung Batu Hitam, Dusun Merandai Ilir, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa... Selanjutnya... --
Kru Ekspedisi Sabang-Merauke Bernostalgia di Kotabaru

 KOTABARU--BN: KEDATANGAN kru ekspedisi pelayaran Sabang-Merauke ke Kotabaru, Kalimantan Selatan, bukan hanya mengunjungi kepulauan di... Selanjutnya... --
Polresta Banjarmasin Gelar Operasi Jaran Intan

 BANJARMASIN--BN: KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar operasi Kejahatan Kendaraan Jaran Intan.... Selanjutnya... --
Polisi Tembak Tersangka Pembongkaran Kantor

 BANJARMASIN--BN: SATUAN Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kalsel, menembak seorang pelaku pembokaran kantor di Jalan Katamso. Kepala... Selanjutnya... --
media kalimantan mandiri media indonesia