Penangkapan Pengedar Narkoba di Pasar Keramat Sempat Terganggu

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 03 Agustus 2018 - 20:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Penangkapan tersangka Kumal Jamil sempat terganggu. Pasalnya kakak kandung korban yang merupakan salah seorang calon legislatif di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak terima dengan aksi penegakan hukum yang dilakukan oleh Satreskoba Polres Kotim, Jumat (3/8/2018) sore.

Kakak korban, sebut saja M, menyatakan jika penangkapan adiknya itu tidak sesuai aturan. Namun hal itu langsung dibantah oleh Kasat Reskoba Polres Kotim AKP Ronny Marthius Nababan. 

"Penangkapan kami sesuai prosedur. Penggeledahan pun menunggu ketua RT baru dilaksanakan," ucap Kasat tegas saat berada di lokasi penangkapan.

Pria yang mengaku calon anggota legislatif itu pun tidak mampu membantah. Setelah ketua RT datang, aparat langsung melakukan penggeledahan.

Dari dalam jok motor Yamaha Nmax warna perak KH 2535 LV, petugas menemukan ribuan butir dua jenis obat yang telah dilarang peredarannya. 

Setelah itu, aparat kembali melakukan penggeledahan. Dari dalam mobil Honda BRV Putih yang diakui milik tersangka, petugas menemukan satu tas uang tunai yang terdiri dari nominal berbeda.

Menurut pengakuan tersangka, uang itu merupakan hasil bisnis obat haram. "Akan kami bawa dulu ke Mako Polres untuk diproses lebih lanjut. Belum tahu berapa jumlah obat dan uang yang kami amankan ini," tukas Kasat sembari masuk ke dalam mobil. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)

Berita Terbaru