Warga Jaya Makmur Katingan Satu Meninggal Saat Kelotoknya Kandas

  • Oleh Abdul Gofur
  • 09 Agustus 2018 - 23:00 WIB

BORNEONEWS, Kasongan- Seorang warga Desa Jaya Makmur Katingan Satu, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Muntama, 50, meninggal dunia saat hendak berobat ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (9/8/2018).

Nyawa perempuan setengah baya itu tidak bisa diselamatkan setelah kelotok kecil (ces) yang membawanya kandas di Kerukan Hantipan.

Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting mengamini kejadian tersebut. Menurut Kapolres, Muntama diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB.

"Situasi dan kondisi Kerukan Hantipan pada saat ini mengalami pendangkalan cukup parah. Sehingga kelotok taksi yang biasa mengantar penumpang menggunakan langsiran ces atau alkon dengan muatannya rata-rata empat orang kandas," ujar Kapolres.

Informasi yang didapat di lapangan, korban saat dibawa sedang dalam kondisi sakit dan diinfus. Korban bermaksud berobat di Kota Sampit. Namun belum sampai tujuan, korban meninggal dunia dalam perjalanan di Km 1, Kerukan Hantipan.

Informasi dari dokter di Katingan Satu, Noni Mariani Tumanggor, korban menderita penyakit stroke dan darah tinggi sehingga harus di rujuk ke Sampit.

Selama diperjalanan dari Desa Jaya Makmur Katingan Satu (eks transmigrasi) menuju Sampit didampingi oleh tenaga medis dari puskesmas bernama Nurhasan.

"Sekitar pukul 12.00 WIB tadi jenazah korban dibawa pulang ke Desa Jaya Makmur Katingan Satu untuk dimakamkan," tutur AKBP Dharma Ginting. (ABDUL GOFUR/B-3)

Berita Terbaru