Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Labuhanbatu Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dokter dan Sopir Ambulans Bantah Selingkuh, Ini Pengakuannya

  • Oleh Naco
  • 23 Agustus 2018 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Dokter berinisial WRPS (35) dengan sopir ambulans berisial SMN (24) yang bertugas di Puskesman Pundu, Kecamatan Cemapaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membantah dituduh melakukan perselingkuhan.

Itu berdasarkan keterangan keduanya saat mediasi di Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotim. Terjadi kesalahpahaman pasa Senin (6/8/2018) malam itu hingga keduanya digerebek warga di kediaman sang dokter.

"Mereka mengaku tidak sama sekali melakukan perselingkuhan, hanya saja terjadi kesalahpahaman," kata Ketua Harian Dewan  Adat Dayak Kotim Untung TR, Kamis (23/8/2018) yang memimpin mediasi itu.

Berawal saat oknum dokter ingin menghadiri sebuah acara kecamatan. SMN yang saat itu juga sebagai sopir dokter itu datang ingin menjemput dan mengantarnya.

"Karena mau salat Magrib sopir itu datang. Lalu dia diminta masuk oleh ibu dokter itu. Sekalian habis Magrib saja kita berangkat katanya. Saat itu pintu juga dalam keadaan terbuka. Sopir menunggu di ruang tamu," cerita Untung.

Tidak berapa lama datang rombongan masyarakat langsung menuduh keduanya melakukan perselingkuhan. Hingga keduanya digiring ke kantor polisi.

"Bahkan yang katanya penggerebekan itu atas laporan istri si sopir itu tidak ada. Saat mediasi istri sopir itu tidak ada," tandas Untung. (NACO/B-5)

Berita Terbaru