Bandara Tjilik Riwut Masih Dominasi Layanan Pelabuhan Udara Kalteng

  • Oleh M. Muchlas Roziqin
  • 04 September 2018 - 07:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengguna moda transportasi udara melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya masih mendominasi di antara bandara lain di Kalimantan Tengah (Kalteng).

BPS Kalteng mencatat, selama 2018 (Januari-Juli 2018) terjadi lonjakan kenaikan frekuensi penerbangan sebesar 18,46 persen.

“Dari beberapa layanan pelabuhan udara yang beroperasi hingga Juli 2018, frekuensi arus lalu lintas penumpang masih didominasi oleh pelabuhan udara Tjilik Riwut mencapai 89.549 orang (44,53 persen) dari keseluruhan jumlah penumpang,” kata Kepala BPS Kalteng, Hanif Yahya, Senin (3/9/2018).

Penaikan tersebut diikuti dengan bertambahnya jumlah penumpang (22,81 persen) dan volume bongkar/muat barang (19,02 persen).

Meningkatnya arus lalu lintas penumpang, berasal dari aktivitas penumpang datang (21,39 persen) dan penumpang berangkat (24,28 persen).


Sedangkan kenaikan arus lalu lintas barang dipengaruhi oleh bertambahnya layanan volume bongkar barang (19,48 persen) dan muat barang (18,22 persen).

“Dominasi Tjilik Riwut juga terjadi pada layanan arus lalu lintas barang mencapai 1,11 juta ton (49,89 persen),”katanya.

Tingkat preferensi aktivitas penumpang yang cukup tinggi tercatat di pelabuhan udara Iskandar Pangkalan Bun yakni 64.333 orang (31,99 persen), diikuti Bandara H Asan Sampit berjumlah 46.260 orang (23,00 persen), dan pelabuhan udara lainnya berjumlah 949 orang (0,48 persen).

“Pada bulan yang sama, arus lalu lintas barang juga dilayani melalui pelabuhan Iskandar Pangkalan Bun berjumlah 734 ton (33,14 persen), H. Asan Sampit berjumlah 369 ton (16,66 persen), dan pelabuhan udara lainnya berjumlah 7,00 ton,” tutupnya. (ROZIQIN)

Berita Terbaru