Kapuas Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa Campak dan Rubella!

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 11 September 2018 - 22:20 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Campak dan Rubella, setelah 17 anak dilaporkan dalam sepekan diduga terserang penyakit tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi bahwa kejadian tersebut cukup mengejutkan pihaknya, hingga langsung turun ke lapangan untuk melalukan penanganan.

"Di mana dilihat dari gejalanya, mereka ini diduga kuat terserang penyakit campak dan rubella. Dalam kasus ini kita tetapkan status KLB, karena menyerang banyak korban dalam waktu berdekatan," ungkap Aped sapaan akrabnya, Selasa (11/9/2018).

Namun, untuk memastikan, dia menuturkan, pada Senin (11/9/2018) lalu pihaknya telah mengirim sampel darah para korban ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta.

"Tinggal menunggu hasilnya dari sampel darah korban, namun status KLB ini memang sudah ditetapkan, sebab yang mengalami gejala itu banyak," tuturnya.

Adapun 17 kasus baru yang terjadi itu terdiri dari 7 kasus ditemukan di wilayah Puskesmas Melati Kecamatan Selat, 2 kasus di Puskesmas Anjir Kecamatan Kapuas Timur dan 8 kasus di Puskesmas Sei Tatas Kecamatan Pulau Petak. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru