Tujuh Kasus Campak Terjadi di Barito Utara

  • Oleh Ramadani
  • 14 September 2018 - 19:20 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh– Berdasarkan laporan dari RSUD  Muara Teweh kepada Dinas Kesehatan, sejauh ini ada tujuh kasus campak terjadi di Kabupaten Barito Utara.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara Nurman, mengatakan bahwa dari tujuh kasus tersebut  ada tiga yang didagnosa oleh  dokter merupakan rubella.

“Ketiga orang yang didiagnosa tersebut telah kita ambil sampel darah serta lainnya untuk pemeriksaan laboratorium guna memastikan kebenaran diagnosa tersebut,” ungkap Nurman, Jumat (14/9/2018).

Disampaikannya, dari ketujuh orang yang terkena campak dan rubella tersebut, tiga di antaranya sudah pulang ke rumah masing-masing. Namun masih dalam pemantauan petugas Dinas kesehatan.

Ia mengimbau masyarakat tidak takut untuk memberikan vaksin campak measless rubella (MRkepada anak agar terhindar dari serangan virus campak dan rubella yang kian mewabah.

“Karena MUI, NU, pemerintah daerah telah mendukung gerakan vaksin campak MR  ini di Kabupaten Barito Utara. Selain itu, vaksin ini juga diberikan dengan gratis,” sebutnya.

Ia menjelaskan, penyakit rubella dapat berakibat  sangat parah, terlebih bagi ibu hamil dapat menyebabkan kecacatan pada bayi.

Bagi masyarakat yang hendak melakukan vaksin MR dapat membawa anak mereka ke puskesmas di setiap kecamatan. (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru