Waspadai Investasi Bodong Dengan Metode 2L

  • Oleh Testi Priscilla
  • 14 September 2018 - 19:30 WIB

BORNEONEWS, Jakarta- Ketua Satgas Waspada Investasi yang juga menjabat sebagai Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam L Tobing, mengingatkan masyarakat Indonesia untuk lebih waspada dengan bisnis investasi ilegal atau bodong yang saat ini mulai menjamur.

Trik untuk dapat mengenali bahwa investasi yang ditawarkan itu bodong atau tidak, menurut Tongam, bisa dengan metode 2L.

"Sudah banyak laporan, bahkan kejadian masyarakat kehilangan uang investasinya karena sebuah perusahaan atau usaha tertentu. Padahal memang usaha tersebut dibuat untuk melakukan penipuan kepada masyarakat. Makanya kita ingatkan agar waspada dengan metode 2L. Yakni logis dan legal," kata Tongam, Jumat (14/9/2018) di Jakarta.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menjadi pemateri pada Media Gathering Kalimantan yang diikuti peserta dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat yang merupakan wilayah kerja regional 9 Kalimantan.

"Semakin maju perkembangan teknologi, bertambah banyak pula pola-pola sebuah investasi untuk melakukan penipuan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, OJK selalu berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa menganalisis bisnis tersebut. Masyarakat di Indonesia saat ini merupakan sasaran empuk bagi pelaku-pelaku usaha tersebut. Hal itu terbukti dengan banyaknya kasus yang terjadi bahkan mengaku mengalami kerugian yang ketika dikumpulkan nilainya mencapai triliunan rupiah," ungkapnya.

Tongam menyarankan agar sebelum mengikuti sebuah usaha atau melakukan investasi, masyarakat harus melakukan analisis terlebih dahulu dengan metode 2L, yaitu mengecek dulu legalitas usaha dan logis atau rasionalkah bisnis tersebut. (TESTI PRISCILLA/B-3)

Berita Terbaru