Menulis Jurang Kemiskinan, Antarkan Wartawan Ini Terbaik 1

  • Oleh Rahmat Gazali
  • 27 September 2018 - 07:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tulisan berjudul Jurang antara si Kaya dan si Miskin di Kalteng Makin Lebar, yang publikasikan di borneonews.co.id mengantarkannya terpilih menjadi pemenang terbaik 1 di ajang kompetisi menulis.

Kompetisi tersebut diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka Hari Statistik Nasional (HSN). 

Produk jurnalistik tersebut ditulis M Roziqin, yang saat menulis adalah sebagai wartawan Borneonews.co.id, usai kegiatan workshop wartawan bertema 'Dengan Data, Tingkatkan Prestasi Bangsa' pekan lalu.

Pengumuman pemenang diumumkan saat syukuran HSN di halaman kantor BPS, Rabu (26/9/2018) siang, sekaligus penyerahan hadiah dan plakat, bersamaan pengumuman lomba-lomba lainnya.

Ia menuliskan, angka kemiskinan di Provinsi Kalteng menurun dari sebelumnya 5,37 persen pada Maret 2017 menjadi 5,17 persen pada Maret 2018. Ini merupakan prestasi karena Kalteng berada di urutan keempat nasional sebagai provinsi terendah angka kemiskinan.

Sayangnya, penurunan angka kemiskinan ini, tidak seiring dengan kondisi ketimpangan atau jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Sebab dalam profil kemiskinan, justru ketimpangan makin melebar.

Dilihat dari indeks gini rasio, pada Maret 2018, nilai gini rasio Provinsi Kalteng 0,342. Sementara pada periode September 2017 di angka 0,327 dan bila dibandingkan tahun sebelumnya, per Maret 2017 nilai gini rasio 0,343.

Kepala BPS Kalteng Hanif Yahya mengapresiasi adanya lomba-lomba bertema statistik, workhsop penulisan statistik, dan lainnya yang ditujukan memeriahkan Hari Statistik.

Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya statistik dan kontribusinya yang besar bagi pembangunan bangsa dan negara. Karena itu peran BPS dituntut terus menerus meningkatkan kualitas data dan menjaga independensi.

"Statistik bukan sekadar deretan angka angka mati pada web maupun publikasi yang kita terbitkan. Tapi data dan informasi statistik merupakan landasan untuk membuat perencanaan yang tepat sasaran," tukasnya. (GAZALI/B-5)

Berita Terbaru