Pembawa 7 Kg Sabu Ini Terancam Hukuman Mati

  • Oleh Budi Yulianto
  • 10 Oktober 2018 - 13:12 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembawa 7,169 gram sabu, Pandi Rajji (27) terancam hukuman mati. Ini setelah kurir jaringan internasional ini dijerat Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pasal ini berbunyi ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 6 tahun penjara serta denda maksimal Rp10 miliar.

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto mengatakan sabu sebanyak itu dibawa Pandi dari Provinsi Kalimantan Barat.

Dari pengakuannya akan diantar ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui jalur darat, sedangkan asal barang diduga dari Malaysia.

"Kita akan lakukan pendalaman lagi. Kedepan juga akan berkoordinasi dengan Kalbar dan Kalsel agar jalur ditutup," katanya.

Pandi ditangkap di Desa Rimba Jaya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Kalteng, Rabu (3/10/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. Hasil tangkapan tersebut kemudian dibeberkan ke awak media pada Selasa (9/10/2018).

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Agustinus Suprianto mengatakan, Pandi sudah dua kali membawa sabu dengan jumlah kilogram dari Kalbar ke Kalsel.

Untuk yang pertama yakni membawa 5 kilo gram sabu dan berhasil diantar sampai Banjarmasin. Kurir jaringan internasional ini mendapat upah Rp40 juta setiap pengiriman. (BUDI YULIANTO/B-6)

Berita Terbaru