Hermi Lukas - Untung TR Bertemu Empat Mata, Isu Dualisme Batamad Kotim Berakhir

  • Oleh Eka Yussrona
  • 11 Oktober 2018 - 22:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Isu dualisme kepemimpinan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berakhir damai.

Hal itu setelah, Hermi Lukas yang sebagai Ketua Batamad Kotim sesuai SK Batamad Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak tahun 2013, bertemu dengan Untung RT, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, yang disebut-sebut menjadi Ketua Batamad Kotim tandingan.

"Selama ini saya merasa tidak pernah ada konflik dengan pak Hermi Lukas. Kesalahpahaman ini membuat kami berembuk dan angkat bicara, agar persoalan tidak melebar," kata Untung TR, di DAD Kotim, Kamis (11/10/2018).

Mereka berdua bersepakat damai, setelah menyelesaikan permasalahan itu secara empat mata. Tanpa adanya campur tangan pihak lain.

"Tidak ada unsur kepentingan politik (isu dualisme) di sini," imbuh Untung.

Dari pertemuan itu, ditegaskan Batamad Kotim tetap dipimpin Hermi Lukas hingga ada keputusan lebih lanjut, sesuai aturan.

Sementara itu, Hermi Lukas mengatakan, permasalahan itu sudah berakhir. Dia mengharapkan, tidak ada lagi isu-isu yang beredar, mengganggu stabilitas internal Batamad Kotim.

"Tanggungjawab saya sebagai Ketua Batamad Kotim masih berjalan. Kami berdua saling memaafkan," kata Helmi.

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota Batamad Kotim, lembaga Adat Dayak dan masyarakat," kata dia.

Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau anggota Batamad Kotim untuk maksimal saat mengamankan pelantikan pengurus DAD Kotim, pada Senin (14/10/2018) nanti. (EKA YUSSRONA/B-11)

Berita Terbaru