Tak Pulang 3 Minggu, Seorang Kakek Digerebek Bersama Selingkuhannya di Kamar Kos

  • Oleh Wahyu Krida
  • 22 Oktober 2018 - 18:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sempat menghilang selama tiga minggu, Suyatno, seorang kakek warga BTN Tora digerebek bersama selingkuhannya di kamar kos.

Bahkan kakek yang berusia 46 tahun tersebut digerebek oleh istrinya sendiri Masitah (36 tahun) saat sedang berduaan dengan wanita idaman lain (WIL) di sebuah kamar kos yang berada di wilayah Pelingkau, Jalan Natai Arahan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat penggerebekan, sang nenek sempat merekam wajah perempuan muda yang menjadi WIL Suyatno. Foto dan video tersebut kemudian diupoad  oleh akun facebook Rina Ahmad yang merupakan adik kandung nenek Masitah.

"Ceritanya begini,  sekitar tiga minggu, suami kakak saya yaitu Suyatno tidak pulang  ke rumahnya di Perumahan Tora, Desa Pasir Panjang. Masitah dan  Suyatno merupakan pasangan suami isteri yang sudah kakek dan nenek.  Mereka sudah punya satu cucu dari anak mereka,” ujar Rina Ahmad kepada wartawan, Senin (22/10/2018).

Menurut Rina, iparnya yaitu  Suyatno ini berprofesi sebagai sopir truk minyak kelapa sawit di sebuah perusahaan. 

"Kakak saya yaitu Hasitah memang curiga  melihat tingkah laku suaminya yang jarang pulang ke rumah usai bekerja. Puncaknya tiga minggu terakhir ini, Suyatno tidak pulang ke rumah.  Setelah mencari kesana  kemari, akhirnya Minggu pagi, kakak saya mendapat informasi yang akurat bahwa Suyatno sedang berada di sebuah kos kosan bersama perempuan lain di daerah Pelingkau.” ujar Rina.

Tidak menunggu lama, Masitah bersama kedua adik kandung mendatangi kamar kos tersebut dan menggerebek suaminya yang sedang bersama WIL.

Bahkan dalam penggerebekan tersebut, Hasitah sempat merekam video wajah perempuan.

"Saat tas perempuan itu digeledah, ternyata ditemukan buku nikah atas nama Nur Hikmah, kelahiran Purworejo 7 April 1995. Jadi perempuan tersebut berstatus istri orang di Kabupaten Seruyan. Sedangkan  KTP perempuan itu tertera tempat tinggalnya berada di Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kotim," jelas Rina.

Namun akibat digerebek isterinya saat ketahuan berselingkuh, Suyatno malah marah dan memukul Masitah. 

Berita Terbaru