Pengendara Motor Luka Berat Ditabrak Truk Tanki karena Berusaha Salip Kendaraan Lain

  • Oleh Wahyu Krida
  • 03 November 2018 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bermaksud mendahului kendaraan yang berada didepannya, ternyata berakibat fatal bagi M Adi Prasetyo, 18. Ia yang mengendarai motor Honda Scoopy biru putih  KH 6438 WI bertabrakan dengan truk tanki warna kuning KH 9883 GB, Sabtu (3/11/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.

Truk tangki dikemudikan oleh Joko Harianto, warga Pangkalan Bun yang melintas dijalur berlawanan dengan warga Desa Pangkalan Durin RT 1 Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) itu.

Kasat Lantas Polres Kobar AKP Marsono, menjelaskan kronologis kecelakaan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 5 Kelurahan Baru, Pangkalan Bun tersebut.

"Peristiwa terjadi saat korban M Adi Prasetyo berkendara dari arah luar kota menuju ke dalam kota Pangkalan Bun. Saat korban melintasi Jalan Ahmad Yani  Km 5, korban berusaha mendahului kendaraan roda empat yang berada di depannya dengan mengambil jalur kanan," jelas Kasat.

Ketika berpindah jalur lintasan, lanjut Kasat, korban tidak menyadari bahwa pada saat bersamaan dari arah berlawanan, melintas sebuah truk tanki yanh dikemudikan oleh Joko Harianto.

"Karena jarak yang dekat sehingga terjadi tabrakan antar dua kendaraan tersebut. Akibatnya korban M Adi Prasetyo mengalami luka memar kaki kiri, keluar darah dari mulut dan hidung, luka lecet kaki kanan, luka memar tangan kanan dan kiri serta tidak sadarkan diri dan mendapat perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun," jelas Kasat.

Menurut Kasat, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait peristiwa tersebut.

"Terkait kecelakaan ini kami mengimbau bagi para pengendara agar lebih waspada saat berusaha melintasi kendaraan lain yang berada dijalur lintasnya. Karena  kelengahan pengendara bisa berakibat fatal bagi diri sendiri dan orang lain," jelas Kasat. (YD/m)

Berita Terbaru