Ini Isi Surat Wasiat Pemuda Gantung Diri di Buntok

  • Oleh Uriutu
  • 05 November 2018 - 19:46 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Entah apa yang ada di pikiran Al Takim, 17, warga Jl. Ibunda Gg. Pematang Pungsi RT 28. RW. 05. Ia gantung diri di kediamannya, Senin (5/11/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Borneonews di lapangan, didekat korban ditemukan surat wasiat.

“Anak saya pertama kali menemukan korban gantung diri di kamarnya. Didekat korban ada surat yang ditulis korban,” kata Bibi korban Mujiati kepada Borneonews.

Begini isi surat korban :

Asalamualaikum wr.wb

Untuk ibu ku maafkan aku karena selalu menyakiti hati mu.

Dan untuk keluarga ku maafkan aku juga karena telah menya kiti kalian.

Mungkin selama ini aku berbuat dosa kepada kalian, terutama kepada ibu ku.

Mungkin matinya aku keluarga kalian akan tenang.

Karena aku memilih mati dari pada masih hidup didunia ini.

Kalaupun aku masih hidup, akan akan menjadi beban untuk kalian.

Terima kasih untuk ibu ku yang selama ini telah membesarkan ku sampai sebesar ini.

#Aku cinta kalian, terutama ibu ku

Dari

Al Takim Wahyu Saputra

1 Permintaan ku

Jangan tangisi atas kepergian ku

Wasalam.

Ia menceritakan, sebelum kejadian dirinya tidak melihat korban dari pagi hingga sore hari, karena korban merupakan orang pendiam dan sering diam di dalam kamar.

"Anak saya yang pertama kali melihat korban tergantung di dalam kamarnya, lalu memberitahukan nya kepada saya. Lalu saya bergegas memeriksa, ternyata benar keponakan saya sudah tergantung dengan tali melilit di lehernya," ucap dia.

Ia tidak melihat hal yang mencurigakan terhadap korban sebelum kejadian tersebut, karena selama ini korban beraktifitas seperti biasanya. (URIUTU DJAPER/m)

Berita Terbaru