Stok Pupuk Bersubsidi di Barito Selatan Masih Aman

  • Oleh Uriutu
  • 09 November 2018 - 13:10 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Barito Selatan masih aman. Demikian disampaikan, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Barsel, Arthomi, Jumat (9/11/2018).

“Untuk pupuk bersubsidi di daerah kita masih aman. Tidak ada kelangkaan,” kata Arthomi.

Dia mengatakan, untuk kouta pupuk jenis urea sebanyak 100 ton, NPK 100 ton, ZA 48 ton, jenis SP36 42 ton dan organik 135 ton. Itu merupakan kuota Provinsi Kalteng untuk Barsel.

Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk bersubsidi tersebut rinciannya, Urea Rp 1.800/kg, NPK Rp 2.300/kg, ZA 1.400/kg, SP36 Rp 2.000/kg dan Organik Rp 500/kg.

Menurutnya, untuk wilayah Barsel pupuk ini tidak mengalami kelangkaan. Pengecer tidak menjual dengan harga HET subsidi kepada pembeli atau kelompok tani, apabila tidak memenuhi syarat.

“Syarat utama untuk membeli pupuk bersubsidi, harus melampirkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” kata Arthomi.

Dan jika hanya membawa RDKK, namun tidak diketahui penyuluh dan kepala desa atau nota dari pihaknya, maka pengecer tidak akan menjualnya.

Dia memastikan, tidak ada kelangkaan di Barsel. Dan kondisi sekarang malah surplus. Sebab petani lebih memilih pupuk sendiri, karena kurang berminat terhadap pupuk bersubsidi.

Petani kebanyakan hanya membeli pupuk subsidi jenis Urea, sedangkan jenis lainnya kurang diminati.

Terkait itu, kadang-kadang pupuk bersubsidi direlokasi atau dikirim ke daerah lain yang membutuhkan. Hal itu juga diakui satu-satunya pengecer pupuk subsidi di Barsel. (URIUTU DJAPER/B-11)

Berita Terbaru