Prihatin dengan Rendahnya Angka Kelulusan Passing Grade, Ini Langkah Bupati Lamandau

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 15 November 2018 - 22:20 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengaku prihatin dengan rendahnya angka kelulusan passing grade Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Hal itu disampaikan Hendra Lesmana saat dikonfirmasi Borneonews perihal hanya 37 peserta yang lulus passing grade dari 1.530 peserta yang ikut SKD CPNS Lamandau, Kamis (15/11/2018).

"Pastinya saya secara pribadi sangat prihatin. Karena seharusnya rekrutmen CPNS itu jadi salahsatu solusi bagi daerah yang mengalami kekurangan pegawai, bukan malah menjadi persoalan baru," ujarnya.

Menyoal rendahnya angka keluluasan passing grade SKD CPNS Lamandau, Hendra Lesmana juga mengaku sudah menyampaikan informasinya kepada Pemerintan Provinsi Kalteng.

"Rendahnya angka peserta yang lulus SKD di Lamandau juga sudah kita sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng," ungkapnya.

Diketahui, pada rekrutmen CPNS tahun 2018 ini, Kabupaten Lamandau mendapat kuota sebanyak 200 formasi CPNS, yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

"Saya sudah dapat laporan bahwa hanya ada 37 orang yang lulus SKD. Artinya, jika yang lulus SKD hanya 37 orang, maka masih banyak sekali formasi yang tidak terisi," terangnya.

Hendra juga memastikan, menyikapi rendahnya angka kelulusan itu pemkab Lamandau bersama dengan daerah yang lain berencana menyurati pemerintah pusat terkait solusi untuk memenuhi formasi yang kosong.

"Hasil konsultasi dengan beberapa daerah lain termasuk dengan pemerintah provinsi sejauh ini, kita berencana untuk sama-sama menyurati pemerintah pusat, kita ingin tahu seperti apa menyikapi minimnya peserta yang lulus passing grade hingga banyak formasi CPNS yang kosong, tetapi di sisi lain kita sangat memerlukan penambahan pegawai," tukas Hendra Lesmana. (HENDI NURFALAH/B-2)

Berita Terbaru