Korban Tabrakan Kelotok Masih Hilang, Tim Pencari Hanya Temukan Barang Milik Penumpang

  • Oleh Wahyu Krida
  • 24 November 2018 - 10:42 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hingga hari ke-4 pencarian dua korban hilang akibat tabrakan kelotok yang terjadi 20 November 2018 di Tanjung Api Api, Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Desa Sungai Kapitan masih terus berlangsung.

Walau demikian hingga saat ini keberadaaan dua anak-anak yang masih hilang yaitu Suman Zaidan Fahrezi (2,6 tahun) warga Jalan Keramat RT 12 Kelurahan Kumai Hilir Kecamatan Kumai dan Raihan (18 bulan) warga Jalan Iskandar RT 18 Kelurahan Madurejo masih belum ditemukan.

Kasat Polair Polres Kobar Iptu Herbet P Simanjuntak, Sabtu (24/11/2018) menjelaskan dalam pencarian sehari sebelumnya,Jumat (23/11/2018) pihaknya hanya menemukan beberapa barang milik penumpang kelotok yang tenggelam saja.

"Sekitar 1 mil dari lokasi tabrakan, di pesisir pantai, pada pukul 11.23 WIB tim gabungan menemukan tas wanita yg berisi 2 buah botol susu bayi beserta susu dan wadahnya, uang Rp 100 ribu, KTP, liontin, kalung, peralatan mandi, buku kesehatan anak dan cincin," jelasnya.

Kemudian di lokasi lainnya sekitar 0,5 mil dari lokasi tabrakan kelotok tim juga menemukan pakaian anak-anak dalam kantong plastik merah.

"Karena diperkirakan korban tersebut hanyut akibat arus sungai, rencananya lokasi pencarian akan dilakukan dilokasi lainnya. Kita juga akan meminta masukan dari keluarga korban dan masyarakat terkait titik pencarian selanjutnya sebelum berangkat ke TKP," jelasnya. (YUDA/B-6)

Berita Terbaru