Kejaksaan Masih Dalami Adanya Dugaan Keterlibatan Kepala BKD Kalteng

  • Oleh Agus Priyono
  • 30 November 2018 - 22:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemeriksaan DA, Staf Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah sampai saat ini masih bergulir di Kantor Kejaksaan Negeri Palangka Raya.

Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Zet Tadung Allo mengatakan, pihaknya masih mendalami sampai sejauh mana peran DA dalam tindakannya meminta sejumlah uang kepada pegawai yang mengikuti ujian kenaikan golongan.

"Kami masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan seberapa jauh peran dari oknum DA. Apakah aksinya ini dilakukan tunggal atau berkelompok," kata Kajari, Jumat (30/11/2018) malam.

Lebih jauh Kajari mengatakan, pihaknya masih mencari tahu tentang adanya dugaan keterlibatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kasus OTT tersebut.

"DA ini staf biasa, jadi kami membawa beberapa pegawai dari BKD untuk dimintai keterangan, apakah DA ini berkoordinasi dengan Kepala Badan atau tidak," ujar Kajari.

Sebelumnya, DA ditangkap tangan oleh Kejaksaan Negeri Palangka Raya setelah menerima sejumlah uang senilai Rp 13 juta, yang disimpan dalam map dan dimasukkan kedalam bagasi motornya.

DA menerima uang tersebut diduga dari 8 pegawai Kabupaten Gunung Mas yang tengah mengikuti ujian kenaikan golongan tingkat I dan II. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru