Tersangka OTT Batal Dibawa ke Rutan Karena Kejang-kejang

  • Oleh Agus Priyono
  • 01 Desember 2018 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - DA, staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng tersangka kasus operasi tangkap tangan (OTT) batal dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) karena mengalami kejang-kejang.

Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya Zet Tadung Allo mengatakan, tersangka pada saat menjalani pemeriksaan mengalami kejang-kejang.

"Kemungkinan tersangka mengalami stres saat pemeriksaan. Kemudian dia mengalami kejang-kejang. Jadi sementara ini kami bawa ke Rumah Sakit," ujar Kajari, Sabtu (1/12/2018).

Kajari menambahkan, menurut keterangan tim dokter yang didatangkan saat pemeriksaan, tersangka DA memang mempunyai riwayat sakit berupa epilepsi.

"Kami ambil langkah antisipasi, dengan membawa tersangka ke Rumah Sakit untuk dirawat. Jika Kondisi sudah membaik, tersangka akan melanjutkan proses penahanan di Rutan," kata Kajari.

Pihak RSUD Doris Sylvanus pun membenarkan  adanya pasien baru yang dibawa ambulans dari kantor Kejaksaan Negeri Palangka Raya.

"Ada pasien dari Kejaksaan Negeri Palangka yang saat ini masih menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Kami," kata Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus, Theodorus Sapta Atmadja. (AGUS/B-5) 

Berita Terbaru