Dampak Anjloknya Harga Sawit Mengancam Terjadi PHK Besar-Besaran

  • Oleh James Donny
  • 07 Desember 2018 - 16:02 WIB

BORNEONEWS,  Pulang Pisau - Turunnya harga sawit tidak hanya berdampak kepada petani sawit,  tapi dapat juga berdampak pada pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran di perusahaan karena untuk mengefisiensi biaya operasional. 

"Ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada perusahaan  besar, karena untuk menekan biaya operasional,  tapi di perusahaan kami tidak mengambil langkah tersebut, tapi kita lakukan pengurangan waktu operasional, misalkan full setiap hari operasional dalam seminggu,  dikurangi menjadi tiga hari dalam seminggu," terang Nasir, Manager Affair Legal PT Menteng Kencang Mas (MKM).

Menurutnya kondisi yang paling berdampak terhadap anjloknya harga sawit ini adalah petani di Kabupaten Pulang Pisau.

"Para petani yang paling terkena dampaknya, karena hanya bisa menjual Rp200 saja, "  terang Nasir, Jumat (7/12/2018). 

Dia mengharapkan jika pabrik kelapa sawit (PKS) PT MKM sudah operasional, ke depan dapat membeli hasil panen masyarakat.

"Sampai saat ini kita masih belum membeli punya petani di Pulang Pisau karena belum ada PKS,"  terangnya. (JAMES DONNY/B-6)

Berita Terbaru