Pembakar Rumah Bantah Datang ke TKP Ancam akan Bunuh dan Bawa Samurai

  • Oleh Naco
  • 13 Desember 2018 - 17:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sidang terdakwa kasus pembakaran rumah dengan terdakwa Alpianur (46) digelar. Dalam sidang itu terdakwa membantah keterangan saksi M Rais keponakan korban Syahroni.

Di mana saksi menyebut kalau terdakwa sempat membawa senjata tajam jenis Samurai dan sempat melontarkan ancaman pembunuhan kepada M Rojak anak korban yang ada di TKP.

"Saudara jangan beropini, ini di BAP mengancam membunuh atau membawa Samurai tidak ada," kata Mahdianur kuasa hukum terdakwa yang juga dihadapan majelis hakim yang diketuai Paisol dan JPU Kejari Kotim, Dewi Khartika, Kamis (13/12/2018).

Namun demikian Rais tetap bersikukuj demikian hingga ia menyaksikan Alpianur membakar toko yang ia jaga itu. Namun apa penyebabnya Rais tidak mengetahui secara persis.

Perbuatan terdakwa ia lakukan pada Minggu (16/9/2018) sekitar pukul 11.30 wib  di kediaman korban Syahroni Jalan HM Arsyad Km 36 RT 7 RW 4 Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim terdakwa emosi.

Ia kesal setalah mendapat kabar istrinya ada bersama korban. Saat ke kediaman korban yang ia cari tidak ada sehingga ia membeli sebotol pertamax dan membakar rumah dan ruko korban.

Usai melakukan perbuatannya itu pria lulusan SLTA yang bermukim di Jalan Badawi, Desa Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan itu menyerahkan diri ke kantor polisi. (NACO/B-5)

Berita Terbaru