BPMPTSP Kotim: Kecamatan Harus Hati-Hati Berikan Rekomendasi Pembangunan Sarang Burung Walet

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Desember 2018 - 15:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotawaringin Timur (Kotim) Jhony Tangkere meminta kepada pihak kecamatan agar tidak sembarangan memberikan rekomendasi pembangunan sarang burung walet.

"Pemerintahan kecamatan harus berhati-hati jika mengeluarkan rekomendasi izin pembangunan sarang walet. Jangan sembarangan dan harus ada survei di lapangan," ujar Jhony, Jumat (14/12/2018).

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar bisa menghindari terjadinya protes dari masyarakat, dan bisa menimbulkan masalah terkait hal tersebut.

Sehingga kecamatan harus melihat lagi persyaratannya, yang mana harus disetujui oleh seluruh masyarakat. Jika satu orang saja yang tidak setuju, maka tidak boleh diberikan rekomendasi. 

"Jadi harus benar-benar dilihat lagi, sehingga pembangunan sarang walet tidak menimbulkan masalah ditengah masayarakat," katanya. 

Dia menerangkan, untuk izin mendirikan pembangunan (IMB) membangun sarang walet di Kotim ini adalah tugas pihaknya.

Namun surat tersebut bisa diberikan, jika ada rekomendasi dari pihak kecamatan. Sehingga juga pengusaha atau masyarakat yang ingin mengurus IMB dengan ada surat rekomendasi kecamatan, maka kami tidak berhak mempersulit atau menolaknya.

"Jadi semua adalah tanggungjawab pohak kecamatan, kami hanya sebagai pengeluar surat IMB saja. Yang didasari rekomendasi dari kecamatan," ungkapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6) 

Berita Terbaru