Korban Kelotok Tenggelam di Sungai Arut Berhasil Ditemukan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 15 Desember 2018 - 14:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah beberapa hari melakukan pencarian korban kelotok tenggelam, Hermansyah (48), warga Desa Tanjung Terantang RT 1, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar) Pahrul Laji menjelaskan, jenazah korban ditemukan sekitar 200 meter dari titik tenggelamnya korban di Sungai Arut.

"Jenazah korban ditemukan mengambang sekitar 30 meter dari pinggir sungai oleh tim pencari gabungan dari BPBD Kobar, Basarnas dan Sapolair Polres Kobar," jelas Pahrul.

Pascaditemukan dan dievakuasi ke pos tim pencari di Desa Tanjung Terantang, jenazah korban langsung dibawa ke rumah keluarga korban di Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai.

"Hal tersebut sesuai permintaan keluarga korban. Karena itulah tim evakuasi langsung membawa korban ke rumah duka," jelas Pahrul.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelotok yang ditumpangi korban Hermansyah bersama anaknya yaitu Arbain (27 tahun) warga Jalan A Yani No 45 RT 01 Kelurahan Baru dan Hendra (29 tahun) teman anak korban warga Jalan Pangeran Antasari Gg. Rengas II, RT 15, Kelurahan Raja tenggelam saat ditenjang angin kencang dan gelombang saat  bermaksud pulang ke rumah usai memancing ikan.

Dalam perjalanan pulang sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis (13/12/2018), kelotok yang ditumpangi korban terbalik lantaran diterjang gelombang dan angin kencang saat turun hujan.

Dua korban yaitu Arbain dan Hendra berhasil menyelamatkan diri, namun korban Hermansyah hilang akibat peristiwa tersebut. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru