Buruh Sawit PT BAT Korban Kecelakaan Kerja Embuskan Nafas Terakhir di Pangkuan Istri

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 16 Desember 2018 - 12:02 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Darmoko, korban kecelakaan kerja di area; perkebunan kelapa sawit PT Buana Aditama (BAT), Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat minta tolong dan mengembuskan nafas terakhir saat berada di pangkuan istri, Walminah.

"Menurut keterangan saksi, korban mengembuskan nafas terakhir di pangkuan istrinya," kata Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Ratno mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Minggu (16/12/2018).

Awalnya, korban bekerja memanen buah kelapa sawit di Blok C7, Divisi 3, Pondok 2. Egrek yang digunakan terjatuh dan menancap di leher korban.

Egrek tersebut dicabut sendiri oleh korban, lalu pria berumur 34 tahun ini beranjak dari lokasi utama dan berteriak meminta tolong. Dia tersungkur ke tanah setelah 3 meter berjalan. Mengetahui hal itu, Walminah yang juga bekerja di dekat lalu bergegas mendatangi suaminya.

Istri korban pun berteriak minta tolong kepada karyawan di sekitar lokasi. Lalu beberapa di antaranya menghubungi pihak perusahaan dan melaporkan kejadian itu ke kepolisian. 

Sebelum aparat datang, pihak perusahaan datang ke lokasi dengan membawa sejumlah peralatan medis bermaksud memberikan pengobatan dan pertolongan pertama untuk korban. Namun sesampainya di sana, korban sudah tidak bernyawa di pangkuan istri.

"Ada empat orang yang kami mintai keterangannya guna kepentingan penyelidikian. Kami juga sudah melakukan olah TKP. Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Lukanya itu di bagian kanan, dari dagu hingga leher," tutur Kapolsek Mentaya Hulu. (ACHMAD SYIHABUDDIN)

Berita Terbaru