FXY Dibawa ke Polres Setelah Berkelahi dengan Istri

  • Oleh Ramadani
  • 02 Januari 2019 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh– Seringnya perkelaihan antara pasangan suami istri yang tinggal di Gang Kolam Pipit, Jalan Bangau, Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, ini membuat warga disekitar terganggu.

Puncaknya pada 31 Desember 2018, di mana terjadi keributan yang berujung dengan perusakan.  FXY, 17--sang suami--merusak kasur saat berkelahi dengan istrinya LK, 18.

"Akibat kejadian itu tetangga mereka melaporkan ke polisi. Memang benar terjadi perkelahian antara suami istri tersebut dan barang bukti perusakan dan sebilah pisau dapur,” ungkap Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Samsul Bahri, Rabu (2/1/2019).

Pelaku FXY bekerja sebagai buruh serabutan. Selain itu, status pasangan tersebut masih nikah di bawah tangan atau siri. Pasangan itu telah tinggal di rumah tersebut yang merupakan kediaman orang tua FXY sekitar enam bulan.

Kasat Reskrim melanjutkan, perkelahian terakhir pasangan suami istri itu terjadi lantaran LK melarang suaminya bekerja karena alasan FXY menderita penyakit bekas operasi.

“Suami LK sering mengeluhkan sakit setelah bekerja. Dari situ LK melarangnya bekerja. Karena keras kepala FXY tetap ingin bekerja. Setelah dilarang FXY marah dan melakukan perusakan,” ungkap AKP Samsul Bahri.

Dari pengakuan FXY, dia juga pernah beberapa kali memukul istrinya. “Ini juga ada bekas luka di tubuh istrinya. Saat diminta untuk membuat laporan, LK menolak,” tegasnya.

Karena tidak membuat laporan, anggota Satreskrim memanggil orang tua pasangan itu. Namun yang dapat datang hanya orang tua dari FXY. "Orang tua FXY menjamin bahwa kejadian tersebut tidak akan terulang kembali dan membuat pernyataan,” ucap Kasat Reskrim. (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru