Sehari Dua Nyawa Melayang di Jalur Sampit-Pangkalan Bun

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 02 Januari 2019 - 22:54 WIB

BORNEONEWS, Sampit- Kurang dari 24 jam, dua kecelakaan maut terjadi di jalur Sampit-Pangkalan Bun, Rabu (2/1/2019).

Peristia pertama, sepasang suami istri asal Desa Basawang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi korban tabrak lari di Jalan Jendral Sudirman, Km 35, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, pukul 12.45 WIB.

Halidin, 67, dan Rumiati, 55, berboncengan menggunakan sepeda motor Suzuki Titan warna merah bernomor polisi KH 2959 LE. Mereka dalam perjalanan dari Sampit menuju Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Saat memasuki lokasi kecelakaan, motor Halidin diserempet mobil dari arah belakang. Istrinya, Rumiati, meninggal dunia dengan kepala retak. Sedangkan Halidin kritis.

Peristiwa kedua, seorang laki-laki yang berprofesi sebagai tukang urut tewas setelah motor yang dikendarai menabrak bagian belakang truk CPO yang sedang jalan melaju ke arah Sampit. Laka lantas ini terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Km 17, Kecamatan MB Ketapang.

"Kecelakannya terjadi pukul 21.30 wib. Sudah dibawa ke kamar jenazah (RSUD dr Murjani). Tadi ada juga Satlantas Polres Kotim yang datang ke sini," ungkap Wawan, warga sekitar lokasi kejadian.

Dari informasi yang diperoleh Borneonews, laki-laki itu membonceng seorang anak kecil. Anak tersebut dikabarkan selamat dan dalam keadaan sehat.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan mewakili Kapolres AKBP Mohammad Rommel mengaku belum bisa menjelaskan kronologis kecelakaan.

"Memang benar ada laka lantas yang menewaskan seorang pengendara motor malam ini. Personel sedang di lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-3)

Berita Terbaru