Ini Kronologis Kecelakaan di Jalur Sampit - Pangkalan Bun

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 11 Januari 2019 - 09:45 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kecelakaan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman Km54, Sampit - Pangkalan Bun memakan korban jiwa. Sopir mobil Suzuki Grand Vitara warna hitam harus dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Sedangkan sopir mobil Honda Mobilio meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr Murjani Sampit.

Menurut informasi terhimpun, peristiwa yang sering disebut laka lantas oleh aparat kepolisian itu terjadi di dekat pemukiman penduduk, tepatnya di Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Mobil Grand Vitara itu datang dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun. Sementara Mobil Honda dari arah sebaliknya. Setibanya di lokasi kejadian, di depan perlintasan yang hendak dilalui mobil Suzuki yang dikendarai oleh Rio Nanda Alexander Lubis itu terdapat sebuah lubang jalan.

"Mobilnya menghindari lubang di jalan itu dengan cara melebar ke kanan hingga sebagian moncong mobil masuk ke jalur lawan. Kebetulan di saat bersamaan melaju Honda Mobilio yang dikendarai oleh David Andreas dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit," ucap sumber terpercaya, Jumat (11/1/2018).

Jarak yang dekat membuat kecelakaan sulit dihindari. Benturan pun terjadi. Dua kendaraan beda merek tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Masing-masing pengemudi terperangkap di dalam mobil.

Sebagian pengendara yang melintas di sekitaran TKP berhenti untuk membantu warga sekitar lokasi untuk mengevakuasi korban. Kedua korban dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan pengobatan yang intensif menggunakan mobil warga yang melintas. Namun nahas bagi David, ia menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan.

Jasad David berada di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit. Sementara korban yang masih hidup dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)

Berita Terbaru