Bandar 2 Ons Sabu Residivis Kambuhan

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 16 Januari 2019 - 23:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bandar yang ditangkap di sebuah barak Jalan Kenan Sandan, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) oleh Tim Cobra Satreskoba Polres Kotim ternyata residivis kambuhan.

"Tersangka SUR ini merupakan seorang residivis kambuhan. Pertama kali ditangkap terlibat kasus pelanggaran UU Kesehatan (zenith)," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Rabu (16/1/2019) malam.

Selain itu, di tahun 2017 tersangka kembali ditangkap lantaran terlibat dalam peredaran sabu. Pria perawakan kurus ini saat itu divonis 4 tahun penjara. Dan baru dibebaskan pada Juli 2018.

"Di kasus kedua, tersangka mendapatkan pembebasan bersyarat. Dan baru enam belakangan ini bebas. Tidak jera, malah kembali mengedarkan sabu. Bahkan menjadi bandar sabu," tukas Kapolres Kotim.

Dari kediaman tersangka, selain 2 ons sabu, aparat juga berhasil mengamankan uang tunai jutaan rupiah, satu unit timbangan digital, dan dua alat isap sabu (bong). (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)

Berita Terbaru