Jumlah Bagasi Penumpang Wings Air Menurun Drastis, Penumpang Sebut Jasa Ekspedisi Lebih Murah

  • Oleh Wahyu Krida
  • 25 Januari 2019 - 11:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasca pemberlakukan bagasi berbayar oleh maskapai Wings Air, terjadi penurunan drastis jumlah bagasi yang dibawa penumpang.

Station Manager (SM) Wings Air Pangkalan Bun Reynaldo, Jumat (25/1/2019), mencontohkan, seperti penerbangan dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang sekitar pukul 08.40 WIB.

Total jumlah bagasi yang dibawa penumpang maskapai tersebut menurun drastis bila dibandingkan dengan sebelum pemberlakuan peraturan pembayaran bagasi, tertanggal 22 Januari 2019.

"Penerbangan tersebut diisi 61 penumpang. Dan bagasi yang kami angkut hanya 6 koli dengan berat 48 kg. Sebagai perbandingan jumlah berat bagasi sebelum peraturan tersebut diberlakukan, dibandingkan hari ini mengalami penurunan sekitar 80 persen," jelas Reynaldo.

Sementara, untuk tas bawaan penumpang yang dibawa penumpang ke dalam kabin dengan berat maksimal 7 kg tetap gratis.

"Kurangnya jumlah bagasi ini mungkin lantaran masyarakat sudah mengetahui pembayaran bagasi yang diberlakukan maskapai kami. Sudah kami sosialisasikan pada masyarakat melalui berbagai cara, salah satunya saat pemesanan tiket," jelas Reynaldo.

Sementara itu, Heru salah seorang penumpang Wings Air mengatakan sudah mengetahui kebijakan tersebut dari berbagai pemberitaan di media massa.

"Barang bagasi sudah kami kirim menggunakan jasa ekspedisi beberapa hari sebelumnya, saya lupa berapa biayanya. Tapi setelah dikalkulasikan jauh lebih hemat dari pada biaya bagasi maskapai penerbangan," jelas Heru. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru