Ini Kronologis Terbakarnya Kelotok Bermuatan Elpiji

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 30 Januari 2019 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah kelotok milik Abdur Rakhim yang bermuatan tabung gas elpiji 3 kilogram dan BBM jenis Bensin ludes terbakar saat akan lepas tambat di Sungai Handil Selat Simin, Kecamatan Pulau Petak, Selasa (29/1/2019) malam.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro, melalui Kapolsek Pulau Petak, Iptu Catur Winarno mengatakan, kronologis kejadian bermula saat pemilik klotok menghidupkan mesin.

"Pertama, mesin tidak mau menyala, namun dicoba lagi mesin kelotok mau hidup. Tapi ada api yang keluar dari kenalpot menyambar ke jeriken yang berisi bensin," kata Catur Winarno, Rabu (30/1/2019) pagi.

Seketika saja kelotok yang bermuatan benda-benda mudah terbakar seperti tabung gas elpiji isi 3 kilogram sebanyak 30 biji, dan bensin sebanyak 5 jeriken sekitar 100 liter serta sembako itu terbakar.

"Dalam kejadian itu juga terjadi ledakan sebanyak dua kali hingga mengakibatkan kebakaran," ucapnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Pemilik kelotok, Abdul Rakhim mengalami luka bakar di kedua belah kakinya.

"Istri korban membawa anaknya menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai dan berenang ke tepi. Korban Abdul Rakhim mengalami luka bakar," kata Kapolsek Pulau Petak.

Adapun kerugian dalam peristiwa itu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru