Bupati Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kotim Sebut Musibah

  • Oleh Naco
  • 03 Februari 2019 - 22:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supriadi, mengaku prihatin dengan kasus yang menjerat Bupati Supian Hadi.

Sebagai mantan rival politik, ia menyebut bahwa penetapan status tersangka kepada Supian Hadi oleh KPK merupakan musibah terbesar sepanjang sejarah Kotim.

Supriadi pun menekankan agar kasus yang menjerat Supian Hadi jangan sampai menggangu roda pemerintahan. Hal prinsip dalam pembangunan saat ini bisa ditangani oleh Wakil Bupati Taufiq Mukri dan Sekretaris Daerah Halikinnor.

“Kasus ini adalah musibah daerah, musibah kita bersama,“ kata Supriadi, Minggu (3/2/2019).

Selain itu, ia meminta masyarakat  tidak terprovokasi dengan isu yang memperunyam persoalan di daerah. Masyarakat hendaknya tetap tenang dan bekerja seperti biasanya. Karena bagaimanapun  proses hukum memang harus dilaksanakan dan dilalui.

Supian Hadi bisa dianggap bersalah bila nanti ada keputusan hukuman tetap atas kasus penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) terhadap tiga perusahaan bauksit di Kotim.

Untuk saat ini, Supriadi tetap berpegang pada azas praduga tak bersalah. "Semoga masalah ini segera selesai dan berlalu," harapnya. (NACO/B-3)

Berita Terbaru