Tersetrum Listrik, Tiga Buruh Tewas, Tiga Orang Lainnya Luka

  • Oleh Wahyu Krida
  • 07 Februari 2019 - 00:08 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Tiga buruh harian lepas tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka, akibat tersetrum listrik.

Peristiwa tragis itu terjadi akibat tiang telepon milik PT Telkom yang mereka dirikan menyentuh kabel listrik tegangan tinggi.

Insiden itu terjadi di depan Puskesmas Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (6/2/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban tewas dalam peristiwa itu bernama Matesim, 38, Mohammad Saputra, 25, dan Moh Halil, 35. Ketiga korban berdomisi di Jalan H Munangwar, RT 02, RW 01, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

Sedangkan korban luka dalam kejadian itu adalah Asmuni, 33, Syahyedi, 35, dan Umam, 34. Ketiganya juga berdomisili di Jalan H Munangwar, RT 02, RW 01, Kelurahan Madurejo.

Kapolsek Pangkalan Lada Iptu Waris Waluyo kepada Borneonews.co.id menuturkan, "Kejadian bermula saat buruh harian lepas PT Telkom mendirikan tiang besi untuk kabel telepon. Posisinya di bawah kabel tegangan tinggi milik PT PLN. Tiba-tiba ujung tiang besi Telkom menyentuh kabel tegangan tinggi milik PT PLN."

Akibatnya, lanjut Waris, tiga buruh tewas di tempat dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

"Kesimpulan sementara, kejadian ini disebabkan oleh kelalaian para buruh saat mendirikan tiang telepon tersebut. Karena mereka tidak memperhatikan jarak aman antara kabel tegangan tinggi milik PT PLN dan tiang besi yang didirikan. Korban luka saat ini sudah dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Sedangkan korban tewas sudah dibawa pihak keluarga masing- masing korban," tutur Kapolsek. (KRIDA/B-3)

Berita Terbaru