Program Plasma Sapi SSMS Bukti Nyata Dorong Peningkatan Ekonomi

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 11 Februari 2019 - 16:10 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengapresiasi PT Sawit Sumber Mas Sarana Tbk (SSMS) yang telah mewujudkan program plasma dalam bentuk plasma sapi kepada kelompok tani (poktan) peternak di Kabupaten Lamandau. 

Hendra Lesmana menyebut, realisasi program plasma sapi itu adalah bukti nyata dari perusahaan dalam kaitannya turut serta dalam pembangunan daerah dengan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Kami pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi terwujudnya program plasma sapi itu. Program ini kami yakini akan sangat bermanfaat karena tentu saja telah membuka peluang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Program seperti inilah yang kami tunggu-tunggu dari dunia usaha," katanya, Senin (11/20/2019).

Hendra Lesmana juga mengatakan, program plasma sapi untuk beberapa daerah khususnya di Kabupaten Lamandau sangatlah tepat. Pengelolaan plasma sapi dengan penerapan metode Integrasi Sapi-Sawit diyakini tidak akan mengalami banyak hambatan, mengingat mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani pekebun kelapa sawit. 

"Kalau hambatan terkait ketersediaan lahan saya pikir tidak ada, karena mayoritas masyarakat kita selama inipun kan berprofesi sebagai petani-pekebun (kelapa sawit). Tinggal dalam penerapan metode integrasi Sapi-Sawitnya nanti, jika ada hambatan tentu akan kita bantu dengan menurunkan petugas pendamping yang ahli di bidangnya," kata dia. 

Terpisah, ketua Kelompok Tani “Brahman Jaya”, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Bulik Timur,  Suharto, mengaku sangat bersyukur bahwa kelompoknya telah dipilih oleh SSMS  Group menjadi kelompok pertama yang menerima Program Plasma Sapi di Kabupaten Lamandau.

Suharto juga berharap, program plasma sapi dari SSMS itu dapat berjalan baik dan lancar sebagaimana yang menjadi harapan bersama, yakni mewujudkan peningkatkan ekonomi masyarakat serta menjadikan Kalimantan Tengah sebagai sentra produksi daging nasional.

Seperti diketahui, SSMS kini sedang merealisasikan program plasma sapi. Di Kalimantan Tengah, ada dua daerah yang di tahap awal ini menjadi sasaran ujicoba tersebut, yakni kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Lamandau," ungkap Regional Head 2 SSMS, Rudi  Yanto Sirait.

Rudi menyebut, khusus di Kabupaten Lamandau, realisasi program plasma sapi perdana sudah mulai dilaksanakan pada Sabtu (9/2/2019) lalu. Pelaksanaan program tersebut ditandai dengan penyerahan 10 sapi plasma dari total 20 yang direncanakan kepada kelompok tani (Poktan) “Brahman Jaya” Desa Bukit Jaya, Kecamatan Bulik Timur. (HENDI NURFALAH/B-2)

Berita Terbaru