Warga Ancam Hentikan Aktivitas PT Senamas Energindo Mineral

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 11 Februari 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - PT Senamas Energindo Mineral (SEM) tak dapat memenuhi tuntutan masyarakat untuk membayar Rp 5 miliar, terkait aktivitas land clearing hingga merusak makam leluhur di RT 01, Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur.

Aprianus, perwakilan keluarga, mengatakan memberi waktu perusahaan untuk memenuhi tuntutan dalam dua hari. Dia menilai, perusahaan telah menodai harkat dan martabat keluarga.

“Kita beri waktu dua hari untuk memenuhi tuntutan. Kalau tidak, kita akan tutup jalan maupun aktivitas perusahaan,” kata Aprianus di hadapan perwakilan PT SEM saat mediasi di rumah Damang Paju Epat, Senin (11/7/2019).

Aprianus mengatakan, pihak keluarga meminta nilai tersebut dikarenakan ada harkat dan martabat di kuburan yang dirusak.

“Kalau hanya mampu yang diberikan adat, kenapa tidak katakan dari dulu. Ini berbelit-belit,” katanya.

Mediasi tersebut menyatakan PT SEM dinyatakan secara adat bersalah, dan wajib membayar pemalasan 35 juta, melakukan perbaikan lahan kuburan dengan pembatuan, serta pemagaran. PT SEM juga siap memberikan tali asih sebesar 10 juta rupiah. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-11)

Berita Terbaru