Was-Was Diiringi Rasa Takut, Ratusan Karyawan PT BAK Terpaksa Tidur Kantor DPRD

  • Oleh Ramadani
  • 12 Februari 2019 - 00:30 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Ratusan karyawan PT Berjaya Agro Kalimantan (BAK) yang sampai saat ini belum dipenuhi haknya, karena belum dibayarkan oleh perusahaan terpaksa harus menginap di kantor DPRD Barito Utara, Senin malam (11/2/2019).

Mereka, mendatangi kantor DPRD dan tidur di sana karena perasaan was-was dan diiringi rasa takut. Ada tekanan dari pihak-pihak saat mereka tinggal di mess yang berada di Desa Kamawen, Kecamatan Montallat.

Para karyawan ini rata-rata membawa serta keluarganya. Bahkan mereka sudah menyiapkan pakaian dan perlengkapan seadanyanya untuk bekal menginap di gedung DPRD Barito Utara.

Seorang karyawan, Romanius mengatakan, para karyawan terpaksa mendatangi kantor dewan karena merasa aman. “Kami kalau di mess, merasa was-was dan terancam. Kalau di DPRD kami merasa aman. Karena kalau di mess ada tekanan dan tidak ada lagi makanan yang bisa dimakan. Bahkan ada beberapa warga yang harus berburu tikus untuk makan,” terangnya kepada borneonews.co.id.

Ia mengatakan, banyak anak para karyawan harus putus sekolah karena tidak ada biaya untuk membayar. 

"Kami akan terus di dewan dan bermalam di sini karena untuk pulang ke lokasi kerja sudah tidak bisa lagi biaya ditambah dengan perut kosong. Kalau kami pulang juga tidak ada yang dimakan di rumah dan pada akhirnya bisa mati, tidak ada yang mengurus, maka lebih kami mati di kantor dewan, mati kelaparan disini namun nanti ada yang mengurus nya," kata Romansius.(RAMADHANI/m)

Berita Terbaru